Pemukulan Beduk Tandai Pembukaan MTQ Sulteng Ke-31

  • 08 Jun 2026 17:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Sigi - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Likuefaksi, Desa Lolu, Kabupaten Sigi, Minggu malam (7/6/2026). Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduk dan penekanan sirene sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.

Pembukaan MTQ dihadiri para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, dewan hakim, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sigi yang mampu mempersiapkan pelaksanaan MTQ dalam waktu singkat. Menurutnya, penyelenggaraan MTQ tetap terlaksana di tengah keterbatasan anggaran sebagai bentuk ikhtiar untuk mengundang keberkahan bagi daerah.

Ia menegaskan, MTQ tidak boleh dimaknai sebatas perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi harus menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Al-Qur'an diturunkan dari langit dan tugas kita adalah membumikannya. Jangan sampai Al-Qur'an hanya ramai ketika Musabaqah Tilawatil Qur'an atau di pondok-pondok tahfiz, padahal Al-Qur'an merupakan petunjuk hidup bagi manusia," ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, Al-Qur'an merupakan pedoman hidup yang harus dibaca, dipahami, dan diamalkan agar manusia mampu menjalani kehidupan sesuai tuntunan Allah SWT. Ia mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai teman hidup dan membiasakan membaca kitab suci setiap hari.

"Minimal satu lembar setiap hari. Dengan membaca Al-Qur'an, kita memperoleh petunjuk hidup, hati menjadi lembut, serta menghadirkan keberkahan Allah dalam kehidupan kita," katanya.

Gubernur menjelaskan, semangat tersebut sejalan dengan program Berani Berkah melalui Gerakan Sulteng Mengaji yang mendorong seluruh umat beragama menjadikan kitab sucinya masing-masing sebagai pedoman hidup. Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan Gerakan BAKU SAYANG atau Bersama Al-Qur'an Sulteng Aman, Jaya, dan Menang.

Ia mencontohkan kisah Sayyidina Umar bin Khattab yang dikenal tegas dan disegani, namun luluh hatinya ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an. Menurutnya, membaca Al-Qur'an secara rutin akan melahirkan pribadi yang lembut, peduli terhadap sesama, dan memiliki kepekaan sosial.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga berpesan kepada dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh integritas demi menghasilkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Sulawesi Tengah pada MTQ tingkat nasional.

Melalui penyelenggaraan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar Hafid berharap keberkahan Allah senantiasa tercurah bagi daerah serta lahir generasi Qurani yang mampu membawa nama baik Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....