Menjelang Hari Raya Galungan, Permintaan Aksesori Penjor Meningkat

  • 04 Jun 2026 21:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Menjelang perayaan Hari Raya Galungan, kebutuhan masyarakat Hindu terhadap berbagai perlengkapan dan aksesori penjor mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penjor yang dipasang di depan rumah menjadi salah satu simbol penting dalam perayaan Galungan. Hiasan bambu melengkung tersebut melambangkan Gunung Agung sebagai simbol kemakmuran, kesejahteraan, dan rasa syukur umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Salah seorang pembuat sekaligus penjual aksesori penjor, Gawati, mengaku permintaan pelanggan mulai meningkat beberapa minggu menjelang Hari Raya Galungan. Saat ditemui RRI di rumahnya di kawasan Tanggul Selatan, Gawati tampak sibuk menyelesaikan berbagai pesanan yang terus berdatangan dari pelanggan.

Menurut Gawati, aksesori penjor yang dibuatnya dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp45 ribu hingga Rp60 ribu per tangkai, tergantung jenis dan tingkat kerumitan pembuatannya. Selain itu, masih banyak jenis aksesori lainnya yang dibutuhkan untuk melengkapi sebuah penjor agar tampil lebih indah dan sesuai tradisi.

“Kalau yang ini harganya mulai Rp45 ribu sampai Rp60 ribu per tangkai. Tapi sebenarnya untuk membuat penjor yang lengkap masih banyak lagi aksesori yang dibutuhkan. Jadi bukan hanya satu jenis saja,” ujar Gawati saat ditemui RRI di kediamannya.

Ia menjelaskan, menjelang Hari Raya Galungan dirinya hampir setiap hari menerima pesanan dalam jumlah besar. Bahkan, permintaan yang terus meningkat sering kali membuatnya kewalahan karena seluruh proses pembuatan masih dikerjakan sendiri tanpa bantuan tenaga tambahan.

“Setiap menjelang Galungan saya selalu kebanjiran pesanan. Kadang sampai kewalahan karena semua saya kerjakan sendiri, mulai dari membuat hingga menyiapkan pesanan pelanggan. Namun saya tetap bersyukur karena ini menjadi rezeki bagi keluarga,” katanya.

Meski harus bekerja hingga larut malam untuk menyelesaikan pesanan, dirinya mengaku senang karena hasil karyanya banyak diminati masyarakat. Menurutnya, keberadaan aksesori penjor tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian tradisi dan budaya Hindu yang diwariskan secara turun-temurun.

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Galungan, para perajin aksesori penjor berharap permintaan tetap stabil hingga hari perayaan tiba. Selain membantu meningkatkan pendapatan keluarga, tingginya kebutuhan aksesori penjor juga menunjukkan bahwa masyarakat masih menjaga dan melestarikan tradisi pemasangan penjor sebagai bagian penting dalam perayaan Hari Raya Galungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....