BAMAG Sulteng Salurkan 10.000 Paket Makanan untuk Warga Prasejahtera
- 31 Mei 2026 15:34 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah menyalurkan 10.000 paket makanan siap saji kepada masyarakat prasejahtera dan anak-anak panti asuhan melalui aksi sosial yang dipusatkan di Lapangan Vatulemo Palu, Minggu (31/5/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi salah satu aksi sosial terbesar yang melibatkan unsur lintas agama di Sulawesi Tengah.
Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu, serta berbagai elemen masyarakat. Ribuan paket makanan disalurkan langsung kepada penerima manfaat dan didistribusikan ke sejumlah panti asuhan di Kota Palu maupun wilayah sekitarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Hendrik G. Lyanto, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Menurutnya, aksi sosial tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran organisasi keagamaan dalam membantu sesama tanpa memandang latar belakang.
Ia menjelaskan sasaran utama program itu adalah kelompok masyarakat rentan, mulai dari fakir miskin hingga anak-anak panti asuhan. Selain itu, para pengasuh panti yang selama ini mengabdikan diri dalam pelayanan sosial juga menjadi bagian dari penerima manfaat.
“Ini murni aksi sosial sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap aksi sosial ini bermanfaat dan bisa memicu gelombang kebaikan serupa dari elemen-elemen lainnya di Sulawesi Tengah,” kata Hendrik yang akrab disapa Koh Aceo.
Menurut Hendrik, seluruh proses distribusi bantuan dirancang secara terukur agar tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan. Pihaknya juga melibatkan berbagai unsur relawan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara merata.
Sementara itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengapresiasi sinergi yang dibangun para tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan menjaga kerukunan di Sulawesi Tengah.
Kehadiran para tokoh lintas agama dalam satu gerakan kemanusiaan menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, BAMAG Sulteng berharap nilai-nilai kepedulian dan gotong royong terus tumbuh serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk berbagi kepada sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....