Cerita Mahasiswa Rantau Asal Sulteng Beradaptasi di Kota Malang

  • 07 Mei 2026 19:46 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Mahasiswa asal Sulawesi Tengah mengaku mengalami berbagai culture shock saat pertama kali merantau ke Kota Malang untuk melanjutkan pendidikan. Aqsa dan Rendra membagikan pengalaman mereka dalam program Jaga Malam PRO 2.

Aqsa mengaku perbedaan harga makanan dan cita rasa kuliner menjadi pengalaman yang cukup mengejutkan baginya saat pertama tinggal di Malang.

“Harga pisang di sini mahal sekali. Makanannya juga banyak yang tawar dan rempahnya berbeda, jadi sempat sakit perut karena belum terbiasa,” ujarnya.

Selain makanan, ia juga merasa perlu beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat yang lebih sering mengonsumsi ikan air tawar dibandingkan ikan laut seperti di Sulawesi Tengah. Sementara itu, Rendra mengatakan cuaca dingin dan kondisi lalu lintas di Malang menjadi pengalaman baru yang berbeda dengan daerah asalnya.

“Yang bikin kaget itu macetnya. Tapi uniknya, orang-orang tetap tenang dan jarang klakson,” katanya.

Meski menghadapi berbagai tantangan adaptasi, keduanya menilai pengalaman merantau membantu mereka belajar mandiri dan memperluas relasi pertemanan. Mereka juga berharap mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang ingin merantau tetap semangat menjalani pendidikan dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan di daerah baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....