Relawan Anti Narkoba Akui Kerap Hadapi Ancaman di Lapangan

  • 23 Apr 2026 05:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Perjuangan relawan komunitas anti narkoba di Kabupaten Donggala tidak selalu berjalan mulus. Di tengah upaya mereka memberikan edukasi kepada masyarakat, para relawan kerap menghadapi berbagai tekanan, bahkan ancaman dari pihak-pihak tertentu yang merasa terganggu dengan aktivitas yang dilakukan.

Aris Munandar, selaku Ketua Komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika Kabupaten Donggala, mengungkapkan bahwa dirinya pernah dipanggil oleh pihak yang merasa keberatan atas pesan-pesan edukasi yang ia sampaikan melalui media sosial. Situasi tersebut bahkan sempat memanas saat pertemuan berlangsung.

“Kalau teman-teman siap menghadapi risiko, ikut saya. Kita tidak boleh takut selama tujuannya benar,” ujar Aris.

Ia menegaskan bahwa keberanian menjadi hal penting dalam menjalankan gerakan sosial, terutama dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Menurutnya, tekanan yang dihadapi justru menjadi penguat bagi komunitas untuk tetap solid dan konsisten pada tujuan yang diperjuangkan bersama.

“Saya hanya mengedukasi, bukan penegak hukum. Tapi kalau kita diam, generasi kita akan hancur,” tambahnya.

Aris juga menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan komunitas semata-mata bersifat edukasi dan pencegahan, bukan penindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba. Ia menolak adanya upaya yang dapat membenturkan komunitas dengan masyarakat.

Menurutnya, persoalan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, melainkan fokus pada upaya pencegahan demi menyelamatkan generasi muda.

Meski menghadapi berbagai risiko, komunitas Rumah Bersinar Anti Narkotika tetap berkomitmen melanjutkan kegiatan edukasi di tengah masyarakat. Mereka menyadari bahwa peredaran narkoba melibatkan jaringan yang luas, namun semangat untuk membantu sesama tidak pernah surut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....