Pemanfaatan Media Sosial Kenalkan Seni Kepada Generasi

  • 18 Apr 2026 10:27 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Era digital saat ini menjadi katalis utama dalam memperkenalkan kesenian kepada khalayak yang lebih luas. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok Bengkel Seni Balia (BSB) yang aktif menghadirkan konten kreatif melalui berbagai platform media sosial agar seni tetap relevan bagi audiens masa kini.

Bengkel Seni Balia menjadi salah satu komunitas kampus yang konsisten mengembangkan strategi digital dalam memperluas jangkauan karya dan aktivitas mereka. Melalui berbagai program konten, BSB berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda.

Koordinator Media BSB, Stepen, mengatakan pihaknya secara rutin memproduksi konten kreatif untuk memberikan informasi sekaligus hiburan kepada pengikut mereka di media sosial. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah konten keseharian yang dikemas dengan konsep kekinian.

“Untuk bagian media, kami punya program rutin, contohnya di hari Jumat ada ‘Sehari Bersama Balia’. Kami menampilkan keseharian kami di Sekretariat BSB dalam bentuk konten seperti A Day in My Life yang sedang tren di TikTok,” ujar Stepen.

Menurutnya, strategi ini cukup efektif dalam mendekatkan komunitas dengan audiens sekaligus memperkuat eksistensi BSB di ruang digital yang terus berkembang.

Meski aktif di dunia maya, BSB tetap menjaga aspek fundamental organisasi secara konvensional. Perwakilan kesekretariatan, Kirana, menegaskan bahwa koordinasi internal dan persiapan program tetap mengutamakan pertemuan langsung.

“Kami tetap mengutamakan kerja offline. Rapat-rapat program kerja tetap dilakukan langsung,” jelas Kirana.

Namun begitu, ia mengakui bahwa pemanfaatan teknologi digital memberikan banyak keuntungan, terutama dalam mendukung kegiatan besar tahunan. Integrasi antara kegiatan luring dan daring pun dilakukan melalui siaran langsung serta dokumentasi di balik layar.

“Kami biasanya melakukan live streaming di Instagram atau TikTok. Kami juga mengunggah konten behind the scene proses latihan agar orang-orang tahu bahwa kegiatan kami akan segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Dengan kombinasi strategi offline dan online tersebut, BSB terus berupaya menjaga eksistensi sekaligus memperluas jangkauan seni di tengah perkembangan era digital.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....