Khitanan Massal di Palu Gunakan Metode Kombinasi, Utamakan Kesehatan Anak
- 29 Mar 2026 15:44 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Pelaksanaan khitanan massal yang di gelar oleh Majelis Dzikir Nurul Khairaat di Masjid Hijau Al Amiin, Bukit Thursina kota Palu tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga edukasi penting terkait kesehatan anak.
Ketua tim medis, Rifain, menjelaskan bahwa khitan memiliki manfaat besar dari sisi kebersihan dan pencegahan penyakit. Hal ini menjadikan prosedur tersebut penting dilakukan sejak usia dini.
“Khitan ini selain perintah dalam agama, juga sangat penting dari segi kesehatan, terutama untuk menjaga kebersihan dan mencegah kondisi seperti fimosis,” jelasnya.
Ia menyebutkan, dalam kegiatan ini digunakan metode kombinasi, mulai dari teknik konvensional hingga penggunaan alat modern seperti cincin dan laser. Metode tersebut disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
| Baca juga: Gen Z dan Etos Kerja di Era Digital |
Menurutnya, waktu penyembuhan pasca khitan bervariasi, tergantung respons tubuh anak, kebersihan lingkungan, serta asupan gizi. Beberapa anak bahkan dapat pulih dalam waktu tiga hingga empat hari.
Rifain juga menambahkan bahwa usia di bawah lima tahun menjadi masa ideal untuk menjalani khitan. Pada usia tersebut, proses penyembuhan cenderung lebih cepat dibandingkan usia yang lebih dewasa.
Selain melayani anak-anak, kegiatan ini juga mencakup peserta dewasa, termasuk mereka yang baru memeluk agama Islam. Hal ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan ini terbuka bagi semua kalangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....