Donggala Akui Aksesibilitas Pendidikan Masih Jadi Tantangan
- 14 Feb 2026 19:28 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan mengakui bahwa aksesibilitas pendidikan di daerah tersebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Pernyataan itu Taufik sampaikan menyikapi viralnya pelajar sekolah dasar di Desa Tonggolobibi, Sojol, Donggala yang menyeberangi sungai menggunakan rakit bambu untuk pergi ke sekolah.
"Bukan hanya di Sojol, tapi di Banawa Selatan juga seperti di wilayah Malino dan Ongulara. Itu aksesnya juga masih menyeberang pakai rakit juga untuk (ke sekolah) selama ini," ujar dia di Kantor Bupati Donggala, Jumat, 13 Februari 2026.
Menurut dia, kondisi geografis di Donggala yang memiliki banyak wilayah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses pendidikan. Olehnya, pemerintah daerah (pemda) terus berupaya mencari solusi agar seluruh anak dapat memperoleh layanan pendidikan yang layak.
"Makanya ini kan kita pemerintah daerah lagi mengupayakan kira-kira skema apa yang kita boleh ambil secepatnya walaupun dalam kondisi efisiensi juga. Tapi itu lebih penting," kata Taufik.
Dia menegaskan, pemda tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan hak anak untuk mendapatkan pendidikan.
Menurut Taufik, persoalan infrastruktur penunjang pendidikan akan menjadi prioritas untuk ditangani secara bertahap.
"Pemda tidak tutup mata. Pemda akan berusaha secepatnya untuk mencarikan solusi terbaik," sebutnya.
Komitmen pemerintah daerah, tutur Taufik adalah memastikan setiap anak di Donggala mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang demi masa depan daerah yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....