PPI  Palu Dukung Inovasi Kurikulum dan Nilai Kerukunan

  • 14 Feb 2026 06:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Palu berbagi pandangan strategis mengenai peran organisasi dalam membentuk karakter generasi muda melalui siaran Pro 2 RRI Palu. Dalam dialog tersebut, PPI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi inspirasi di dunia pendidikan demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Hadir sebagai narasumber, Ketua PPI Kota Palu, Ikhwan Umar, mengungkapkan bahwa berdasarkan kajian Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) serta diskusi bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Paskibraka kini menjadi salah satu pilar utama penguatan nilai kebangsaan di tingkat sekolah. Menurutnya, peran tersebut sangat krusial dalam mempersiapkan generasi unggul yang berkarakter kuat dan berjiwa nasionalis.

“Paskibraka hari ini bukan hanya simbol pengibar bendera, tetapi juga representasi kader bangsa yang dibentuk secara sistematis untuk memperkuat nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan,” ujar Ikhwan.

Transformasi besar juga terlihat pada proses rekrutmen calon Paskibraka yang kini dinilai telah naik kelas. Seleksi tidak lagi hanya menitikberatkan pada ketahanan fisik semata, melainkan juga melibatkan Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Seluruh proses ini dijalankan secara transparan melalui sistem aplikasi digital guna memastikan kualitas kader yang unggul secara intelektual dan memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, PPI Kota Palu juga menanggapi kebijakan terbaru pemerintah mengenai aturan upacara tahun 2026 yang menyertakan lagu “Rukun Sama Teman” saat baris-berbaris. Kebijakan yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu disambut positif sebagai langkah strategis menanamkan nilai persatuan sejak dini.

“Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini sangat relevan demi terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya harmonis, tetapi juga inklusif bagi semua,” kata Ikhwan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Dinamisasi Organisasi PPI Kota Palu, Muhamar Maruf, menekankan pentingnya nilai kerukunan dalam memutus rantai perundungan (bullying) yang masih marak terjadi di lingkungan sekolah. Ia juga menyoroti perlunya menghidupkan kembali semangat “Rukun Sama Guru” sebagai upaya mengembalikan moralitas siswa dalam menghormati tenaga pendidik, sebagaimana tradisi luhur pendidikan Indonesia di masa lalu. FQ

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....