Mitos Seputar Beasiswa dan Informasi Peluang Terbaru

  • 13 Feb 2026 23:30 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Masih banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai beasiswa internasional, salah satunya anggapan bahwa penerima beasiswa harus jenius dan memiliki IPK sempurna.

Dalam wawancara di Program Sore Ceria RRI Pro 2 Palu, Jum'at (06/02/2026). Rizky Wijaya menegaskan bahwa persepsi tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, lembaga pemberi beasiswa tidak hanya menilai kecerdasan akademik, tetapi juga nilai hidup, visi, dan dampak sosial pelamar.

Ia mencontohkan bahwa pelamar dengan tujuan jelas, seperti mengembangkan potensi daerah atau usaha keluarga melalui ilmu yang dipelajari, justru memiliki daya tarik tersendiri di mata pemberi beasiswa.

Selain itu, mitos tentang batasan usia juga sering membuat banyak orang ragu. Rizky menjelaskan bahwa setiap program memiliki segmentasi berbeda, mulai dari program pemuda hingga professional fellowship untuk usia di atas 30 tahun.

Terkait kemampuan bahasa Inggris, ia menyarankan metode latihan mandiri seperti berbicara dengan benda di sekitar atau latihan konsisten sehari-hari, terutama bagi yang memiliki keterbatasan biaya kursus.

Dalam kesempatan yang sama, Rizky juga membagikan informasi melalui instagram pribadinya @rizkurwijaya mengenai peluang beasiswa yang sedang dan akan dibuka, di antaranya Manaaki New Zealand Scholarship serta Australia Awards Scholarship (AAS) untuk jenjang S2 dan S3.

“Jangan takut mencoba dan jangan berhenti hanya karena gagal sekali,” katanya.

Ia mengajak generasi muda, khususnya di Palu, untuk aktif mencari informasi dan membangun jejaring dengan alumni beasiswa yang dinilai sangat terbuka dalam berbagi pengalaman dan bimbingan. (MN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....