KSB Edukasi Tas Siaga Bencana Berbasis Keluarga

  • 13 Feb 2026 23:20 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kelompok Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Sigi terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana melalui edukasi berbasis keluarga, salah satunya dengan menyiapkan tas siaga bencana di setiap rumah.

Sekretaris KSB Desa Namo, Suci, mengatakan edukasi kesiapsiagaan dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga, agar masyarakat mampu mengenali ancaman dan kerentanan di dalam rumah sejak dini.

“Kami mengajak keluarga menentukan titik aman, jalur evakuasi, dan menyiapkan tas siaga bencana agar tidak selalu bergantung pada bantuan saat terjadi bencana,” ujarnya dalam Program Jaga Malam PRO 2 Palu, Senin (09/02/2026).

Ketua KSB Desa Wisolo, Intan, menjelaskan bahwa tas siaga bencana berisi perlengkapan penting seperti dokumen pribadi, kotak P3K, pakaian untuk 2–3 hari, makanan siap saji, air minum, senter, peluit, serta uang tunai. Tas tersebut dianjurkan disimpan dekat pintu keluar agar mudah dijangkau saat kondisi darurat.

Pekerja Kemanusiaan Mercy Corps Indonesia, Hilda Rumambi, menekankan pentingnya menyimpan dokumen penting seperti KTP, KK, ijazah, dan surat tanah di dalam tas siaga. Bagi masyarakat perkotaan, dokumen juga disarankan disimpan dalam bentuk digital sebagai cadangan.

Selain itu, edukasi kesiapsiagaan juga dilengkapi dengan poster “Rencana Kesiapsiagaan Keluarga” yang berisi daftar perlengkapan tas siaga, pembagian tugas anggota keluarga, denah rumah, dan nomor kontak darurat agar keluarga lebih siap menghadapi situasi bencana.

Melalui edukasi rutin dan simulasi keluarga, KSB berharap masyarakat dapat lebih mandiri, sigap, dan tidak panik saat menghadapi potensi bencana. (MN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....