Sayur Lilin Unik Jarang Ditemui di Pasar Tradisional
- 07 Feb 2026 15:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sayuran unik bernama sayur lilin atau dengan nama ilmiah Gynura procumbens kini menarik perhatian warga Kota Palu. Sayur ini berbeda dari jenis sayuran pada umumnya karena bentuknya menyerupai tunas jagung yang masih muda dan berwarna pucat.
Salah satu penjual sayur lilin, Nur, mengatakan sayuran tersebut tergolong langka dan jarang ditemui di pasar tradisional. Ia biasa menjajakan sayur lilin di lapaknya di Pasar Lasoani, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Menurutnya, sayur lilin berasal dari wilayah Kabupaten Sigi dan tidak tumbuh di daerah perkotaan.
“Ini sayur dari Sigi, di Palu tidak ada tumbuhnya, jadi tidak setiap hari juga bisa dapat,” ujar Nur saat ditemui RRI di lapaknya.
Bentuk sayur lilin menyerupai tunas jagung yang masih muda sehingga mudah dikenali oleh pembeli.
“Kalau dilihat memang mirip jagung muda, tapi rasanya beda dan lebih lembut,” katanya.
Karena pertumbuhannya musiman, sayur lilin tergolong langka di pasaran. Kondisi ini membuat sayuran tersebut jarang ditemukan di pasar tradisional dan hanya dijual oleh penjual tertentu.
“Saya jual sepuluh ribu satu ikat, karena memang susah dicari,” tuturnya.
Nur berharap sayuran lokal seperti sayur lilin tetap dikenal masyarakat. Menurutnya sayur tradisional daerah memiliki nilai tersendiri dan perlu dilestarikan agar tidak hilang dari pasar. (WRN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....