Tren Thrift, Gaya Fashion dengan Harga Terjangkau
- 11 Jun 2025 22:33 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Tren berpakaian dengan gaya thrift atau pakaian bekas kini semakin digemari kalangan anak muda. Tidak hanya karena harga yang ramah di kantong, tapi juga karena pilihan model yang unik dan tak pasaran.
Di Kota Palu, toko dan lapak thrift ramai dikunjungi para pencinta fashion yang ingin tetap tampil modis tanpa menguras dompet. Thrifting bukan lagi dianggap sebagai pilihan terakhir, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup yang fashionable dan cerdas.
Banyak anak muda, terutama perempuan, kini menjadikan baju bekas sebagai sarana berekspresi dan membangun identitas gaya mereka sendiri. Berbagai gaya, dari vintage, streetwear, hingga minimalis, dapat ditemukan dari tumpukan pakaian bekas yang dijual di pasar atau toko daring.
Zume, seorang pekerja yang hobi mencari baju thrift, mengaku tertarik karena keunikan dan harga yang jauh lebih murah. Ia mengungkapkan, rutin berburu pakaian bekas seminggu sekali, baik di pasar maupun melalui akun thrift shop di Instagram.
“Aku suka thrift karena modelnya unik-unik, kadang justru lebih keren dari baju baru,” ujarnya kepada RRI, Rabu (11/6/2025).
Menurut Zume, daya tarik utama dari thrift adalah adanya sensasi "menemukan harta karun" di antara tumpukan pakaian. Selain itu, ia juga merasa bangga bisa tampil beda karena baju thrift sering kali hanya terdapat satu potong untuk tiap model.
“Serunya tuh kita bisa mix and match sendiri, jadi gaya kita tidak pasaran,” ucap Zume.
Fenomena ini juga didorong oleh semakin banyaknya konten thrift haul dan Outfit of the Day (OOTD) di media sosial, yang memberi inspirasi kepada perempuan muda untuk lebih kreatif dalam berbusana. Mereka tak lagi bergantung pada merek ternama, melainkan pada kemampuan styling dan keberanian tampil beda. (NDL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....