SMK Yadika Palu Siapkan Kelulusan Berbasis Kompetensi dan Kebutuhan Industri

  • 28 Jul 2026 20:09 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu— Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yadika Palu menegaskan komitmennya untuk tidak hanya melahirkan lulusan berijazah, tetapi juga mencetak sumber daya manusia yang siap pakai, mandiri, serta berdaya saing tinggi di dunia industri modern. Sebagai lembaga pendidikan vokasi swasta terkemuka di Kota Palu, sekolah ini secara konsisten meluluskan seratusan siswa setiap tahunnya yang dibekali dengan keterampilan teknis mutakhir.

Kepala Sekolah SMK Yadika Palu, Ferdinand Samola, SST., Gr., mengungkapkan bahwa tantangan dunia kerja yang semakin dinamis memerlukan pembentukan karakter disiplin sejak dini. Oleh karena itu, seluruh proses pembelajaran di SMK Yadika Palu dibangun di atas fondasi kedisiplinan yang ketat namun tetap memberikan ruang kreatif yang seluas-luasnya bagi para siswa.

"Di SMK Yadika Palu sendiri kita memiliki moto sederhana: 'Disiplin nafasku, prestasi tujuanku'. Dari moto ini, kami memberikan kebebasan full kepada anak-anak untuk mengeluarkan minat dan bakatnya, baik dari intrakurikuler maupun ekstrakurikuler," ujar Ferdinand saat menjadi narasumber utama dalam Talkshow SPADA Asta Cita RRI PRO 2 Palu.

Ferdinand menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya menaungi lima program keahlian strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal maupun nasional. Kelima program tersebut mencakup Farmasi (Teknologi Kesehatan), Otomotif (Teknik Kendaraan Ringan), Perhotelan, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), serta Nautika Kapal Penangkap Ikan. Penataan kurikulum pada setiap jurusan dirancang berbasis praktik guna memastikan kesiapan mental dan teknis siswa.

Sebagai sarana pengujian dan pematangan kompetensi, pihak sekolah menerapkan tahapan evaluasi bertingkat sebelum para siswa resmi dilepas ke tengah masyarakat. Evaluasi ini mencakup program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai instansi pemerintah dan perusahaan swasta mitra, yang diakhiri dengan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) secara ketat.

"Sekolah berupaya memberikan program mulai dari PKL hingga uji kompetensi sebelum mereka dilepas di lapangan untuk menguji apakah mereka benar-benar sudah siap," tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap sinergitas antara dunia pendidikan, pemerintah melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta media massa terus terjalin erat. Langkah ini diyakini mampu membuka ruang dorongan yang lebih luas bagi para alumni SMK Yadika Palu agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan mampu menciptakan lapangan kerja baru (job creator) bagi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....