Guru Besar Untad Sebut MBG Buat Siswa Setara

  • 04 Mei 2026 15:17 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Guru Besar Untad Sebut MBG Buat Siswa Setara
  • MBG dapat menjadikan para siswa setara antara yang kaya dan miskin
  • Dalam podcast kolaborasi ANTARA Sulteng dan Diskominfosantik Sulteng di Palu, Minggu, 3 Mei 2026
  • Program ini menunjukan adanya kesamaan dan kesetaraan
  • MBG sangat diharapkan para siswa

RRI.CO.ID, Palu - Guru Besar Universitas Tadulako (Untad) Palu, Nur Sangadji, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadikan para siswa setara antara yang kaya dan miskin. Hal ini disampaikannya dalam podcast kolaborasi ANTARA Sulteng dan Diskominfosantik Sulteng di Palu, Minggu, 3 Mei 2026.

“Kalau kita kasih semua, akan ada dampak psikologis yang baik,” kata Nur Sangadji.

Penegasan itu menanggapi adanya kritikan, terkait MBG yang tidak diberikan kepada kelompok tertentu. Mulai anak-anak sekolah yang miskin, atau hanya pada tingkat pendidikan tertentu dengan menyesuaikan efektifitas dan ketersediaan anggaran.

“Program ini menunjukan adanya kesamaan dan kesetaraan saat mereka bersama-sama makan,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, MBG untuk siswa sudah dilaksanakan di berbagai negara seperti Brazil sejak tahun 1940-an, termasuk Prancis, India, Jepang hingga Cina. Bahkan, ucapnya, program makan siang gratis dari pemerintah Cina ditambahkan lagi program tidur siang untuk siswa.

“Saya ingin mengatakan, serepot itu mereka untuk menyiapkan generasi yang hebat,” kata Nur Sangadji.

Meski begitu, ia memaklumi adanya sorotan dan kritikan dari berbagai pihak. Namun juga meyakini, pemerintah akan terus melakukan perbaikan dari waktu ke waktu.

Sementara PIC MBG SMA 6 Palu, Mohammad Ikra, dalam kesempatan yang sama menegaskan program MBG sangat diharapkan para siswa. Ia mengungkapkan, secara ekonomi para peserta didik di SMA 6 Palu berada pada cluster kelas menengah ke bawah, dengan total penerima manfaat sebanyak 800 orang.

"Tingginya antusias siswa dikarenakan faktor perekonomian keluarga, yang sangat terbatas," ucap Ikra.

Ikra pun mengungkapkan, dengan adanya program MBG tingkat kehadiran siswa meningkat, karena di siang hari sudah disediakan makan gratis di sekolah. Para siswa pun tidak lagi keluar sekolah, hanya untuk pulang ke rumah untuk makan. (KA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....