Pemprov Sulteng Evaluasi Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden

  • 17 Nov 2025 16:24 WIB
  •  Palu

KBRN, Banggai: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (17/11/2025) di Ballroom Hotel Estrella, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda serta para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, termasuk Pemerintah Kota Palu yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin.

Rapat dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Gubernur menyebut pertemuan terpadu ini merupakan yang pertama digelar di Sulteng dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi implementasi program Asta Cita di daerah.

Menurut Gubernur Anwar, program prioritas nasional seperti makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, koperasi merah putih, hingga sekolah rakyat harus berjalan optimal.

“Program-program ini semuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kita harus memastikan pelaksanaannya berjalan maksimal di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Baca Juga: Al-Azhar Mandiri Fest 2025 Sukses Digelar

Gubernur juga meminta daerah agar RPJMD 2025–2030 tetap berpedoman pada program Asta Cita. Ia menegaskan bahwa fokus menjalankan program pemerintah pusat akan berdampak pada peningkatan pembiayaan daerah.

“Anggaran ke daerah menurun hingga 40 persen, maka daerah harus kreatif menarik dana pusat dengan menjadikan Asta Cita sebagai paspor. Program nasional harus kita tarik sebanyak mungkin ke Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Gubernur menilai program seperti 307 Sekolah Penggerak Pangan Gizi membuka peluang ekonomi baru. Ia menyebut kebutuhan bahan pangan dari program tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Meriahkan Malam Puncak Al-Azhar Mandiri Festival

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi.

“Tidak ada lagi zaman bekerja sendiri-sendiri, ini bukan soal penghargaan tapi bagaimana memanfaatkan peluang dengan melaksanakan Asta Cita secara maksimal,” ucapnya.

Gubernur menargetkan program Asta Cita dapat terealisasi 100 persen pada 2026. Evaluasi lebih lanjut akan dilakukan secara berkala dan akan dilaporkan langsung kepada Presiden RI. (Sidik)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....