KSOP Palu: Pergerakan Penumpang Capai 16 Ribu Selama Periode Angkutan Lebaran
- 30 Mar 2026 19:55 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu mencatat pergerakan penumpang di tiga wilayah kerjanya mencapai 16 ribu selama periode Angkutan Lebaran 2026. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 14 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu Handry Sulfian menyebutkan, selama periode tersebut jumlah penumpang kedatangan mencapai 9.005 orang, sementara penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 7.353 orang.
“Jadi jumlah total (pergerakan penumpang) 16.358 jiwa, turun sekitar 14 persen dari 2025,” kata Handry seusai memimpin apel penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Senin, 30 Maret 2026.
Menurut dia, penurunan pergerakan penumpang tahun ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah durasi masa Angkutan Lebaran yang lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, periode angkutan berlangsung selama 18 hari, sedangkan pada 2025 mencapai 22 hari.
Selain itu, jumlah pelabuhan yang beroperasi juga turut memengaruhi. Selama periode 13 hingga 30 Maret 2026, KSOP Palu hanya mengoperasikan tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Donggala dan Pelabuhan Wani di Kabupaten Donggala, serta Pelabuhan Pantoloan di Kota Palu.
“Periode Angkutan Lebaran tahun ini Pelabuhan Taipa (Kota Palu) tidak beroperasi,” ujarnya.
Di samping itu, Handry mengatakan, membaiknya konektivitas rute KM Sabuk Nusantara 89 di wilayah Sulawesi Tengah turut memengaruhi distribusi pergerakan penumpang.
“Sulawesi Tengah ini ada beberapa UPT (Unit Pelaksana Teknis). Dulu mungkin karena terfokusnya di Palu jadi jumlahnya semua di Palu, tapi sekarang Kementerian Perhubungan melalui Sabuk Nusantara di wilayah beberapa Sulawesi Tengah terkonek aktivitasnya,” sebutnya.
Meski demikian, Handry memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar di seluruh pelabuhan yang beroperasi. Hal itu didukung oleh keberadaan posko Angkutan Lebaran yang aktif selama periode tersebut.
Posko tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, seperti TNI/Polri, BMKG, Basarnas, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah tidak ada kendala selama periode Angkutan Laut Lebaran,” ujar Handry.
Adapun selama periode Angkutan Lebaran 2026, KSOP Palu menyiapkan empat armada kapal untuk melayani penumpang. Keempat kapal itu diantaranya KM Dharma Kencana V yang beroperasi di Pelabuhan Donggala, KM Lambelu dan KM Dorolonda di Pelabuhan Pantoloan, dan KM Sabuk Nusantara yang beroperasi di Pelabuhan Wani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....