Museum Songket Jadi Sarana Pengenalan Sejarah Palembang
- 13 Jul 2026 23:17 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Museum Songket Palembang telah berdiri selama 13 hingga 14 tahun dan didirikan atas inisiatif almarhum Kiagus Zainal Arifin sebagai sarana edukasi budaya bagi masyarakat.
- Museum songket menyimpan berbagai koleksi songket berusia ratusan tahun, dengan beberapa koleksi diperkirakan berumur sekitar 300 tahun dan menggunakan benang emas asli.
- Museum songket memiliki peran penting dalam melestarikan budaya dan mengenalkan sejarah songket kepada generasi muda melalui kunjungan pelajar dan mahasiswa.
- Museum Songket Palembang menjadi tujuan wisata budaya bagi pengunjung dari berbagai daerah dalam dan luar negeri yang mengetahuinya melalui internet dan rekomendasi pengunjung.
RRI.CO.ID, Palembang - Museum Songket Palembang di Jalan Ki Gede Ing Suro Palembang, terus memperkenalkan sejarah sekaligus melestarikan budaya songket kepada masyarakat. Saat ditemui pengelola Museum Songket Palembang, Kiagus Imron, menjelaskan musuem didirikan sebagai sarana edukasi budaya bagi masyarakat, Sabtu, 11 Juli 2026.
Kiagus Imron mengatakan Museum Songket Palembang telah berdiri sekitar 13 hingga 14 tahun. Museum tersebut didirikan atas inisiatif almarhum Kiagus Zainal Arifin yang merupakan ayahnya.
Menurut Imron, museum berawal daru koleksi songket warisan keluarga yang sebelumnya disimpan di dalam peti. Koleksi tersebut kemudian dipamerkan agar masyarakat dapat mengenal sejarah songket Palembang.
Museum Songket Palembang menyimpan berbagai koleksi songket berusia ratusan tahun. Beberapa koleksi diperkirakan berumur sekitar 300 tahun dan menggunakan benang emas asli.
Imron mengatakan museum memiliki peran penting dalam melestarikan budaya sekaligus mengenalkan sejarah songket kepada generasi muda. Pelajar dan mahasiswa kerap berkunjung untuk mempelajari sejarah serta nilai budaya yang terkandung dalam setiap koleksi.
"Jangan sampai kita sebagai orang Palembang tidak mengetahui sejarah songket daerah sendiri," ujar Imron. Menurutnya, museum menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin mengenal warisan budaya daerah.
Selain menjadi tempat edukasi, museum juga menjadi tujuan wisata budaya bagi pengunjung dari berbagai daerah. Imron mengatakan wisatawan dalam dan luar negeri mengetahui keberadaan museum melalui internet dan rekomendasi pengunjung.
"Cintailah budaya kita sendiri karena warisan leluhur memiliki nilai yang sangat berharga," kata Imron. Ia berharap generasi muda terus mengenal, menjaga, dan melestarikan songket sebagai identitas budaya Palembang.
Laporan Hanifa Turrohmah, mahasiswa magang Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....