Toha Tohet Tebar 10.000 Benih Ikan saat Penutupan Balap Ketek Muba "Pakam Race"
- 05 Okt 2026 07:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bupati Muba menutup ajang Balap Ketek "Pakam Race" di Desa Bailangu Timur sekaligus menyebar 10.000 benih ikan di Sungai Musi.
- Udin dari tim Naga Jantan menjuarai Kelas Bore Up, sedangkan Lop dari tim yang sama meraih juara pertama Kelas Standar.
- Karang Taruna Kecamatan Sekayu bersama Pemkab Muba menggelar acara "Pakam Race" untuk merayakan HUT ke-70 Kabupaten Muba.
RRI.CO.ID, Muba - Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet memimpin penaburan 10.000 benih ikan di Sungai Musi sebelum menutup perlombaan Balap Ketek "Pakam Race" di Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Minggu, 4 Oktober 2026. Karang Taruna Kecamatan Sekayu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar aksi pelestarian ekosistem sungai ini sekaligus menyemarakkan HUT ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin.
Ribuan warga padat memadati bantaran sungai saat menyaksikan puluhan pembalap lokal mengadu kecepatan di atas aliran Sungai Musi. Panitia menyelenggarakan ajang olahraga tradisional ini guna mempererat silaturahmi warga sekaligus melestarikan tradisi balap perahu ketek di wilayah Muba.
Bupati Muba Toha Tohet hadir langsung menyerahkan piala serta uang pembinaan kepada para pemenang bersama Asisten I Setda Muba Ardiansyah dan Camat Sekayu Edi Heryanto. Jajaran Forkopimda, perwakilan BUMD, kepala desa, serta tokoh pemuda turut mendampingi Bupati dalam prosesi penutupan tersebut.
Bupati Muba mengapresiasi tinggi kerja keras seluruh panitia dan partisipasi aktif warga dalam menyukseskan tradisi daerah ini. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini, ini merupakan salah satu budaya, tradisi kita," ujar Toha Tohet.
Bupati juga berpesan agar para peserta menjaga sportivitas dan terus memelihara kebiasaan baik di lingkungan masyarakat. "Pesan saya kepada yang juara jangan berbangga hati dan yang kalah jangan putus asa, mudah-mudahan Lomba Ketek tetap dijaga dan kelestarian harus kita junjung tinggi," tambah Toha Tohet.
Udin dari tim Naga Jantan merebut gelar Juara Pertama Kelas Bore Up dengan memboyong uang pembinaan sebesar Rp5.000.000,-, plakat, dan satu unit mesin bot baru. Dedi dari Bejemo Team menyusul di posisi kedua, membawa uang pembinaan sebesar Rp4.000.000,-, plakat, dan satu unit mesin bot, sedangkan Budi dari Racing Boat pada kelas bergengsi tersebut meraih posisi ketiga meraih uang tunai sebesar Rp3.000.000,-, plakat dan satu unit mesin bot, gelar Juara Keempat Bersama diraih oleh Bakau tech dan Four I yang mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1.500.000,-
Lop dari tim Naga Jantan menyabet Juara Pertama pada Kelas Standar dengan mengantongi hadiah tunai Rp3.000.000,- beserta plakat, Juara Kedua diperoleh Zahari dari Four I yang membawa pulang Rp2.000.000,- beserta plakat, serta Ijen dari Team Palestina meraih Juara Ketiga dan mengantongi hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000,-. Bupati Muba resmi menutup acara perlombaan Balap Ketek "Pakam Race" dengan penyerahan hadiah secara langsung dan sesi foto bersama seluruh jajaran pejabat daerah serta pemenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....