Palembang Library Passport Ajak Warga Jelajah Literasi

  • 03 Okt 2026 15:29 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Long Live Literacy Foundation bersama BEM FISIP UNSRI meluncurkan Palembang Library Passport.
  • Program ini mengajak masyarakat mengunjungi 10 perpustakaan dan ruang literasi di Kota Palembang.
  • Setiap kunjungan memberikan pengalaman eksplorasi, informasi destinasi, serta stamp sebagai bagian perjalanan literasi.

RRI.CO.ID, Palembang - Menjelajahi perpustakaan kini bisa menjadi pengalaman yang lebih menarik bagi masyarakat Kota Palembang. Gagasan tersebut hadir melalui program Palembang Library Passport yang menggabungkan literasi dengan aktivitas eksplorasi.

Program ini diinisiasi Long Live Literacy Foundation bersama BEM FISIP Universitas Sriwijaya. Peluncurannya berlangsung pada 26 September 2026 di OPI Mall Jakabaring, Palembang.

Palembang Library Passport merupakan inovasi literasi yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman membaca dan mengunjungi perpustakaan dengan cara yang lebih interaktif dan eksploratif. Melalui passport ini, masyarakat diajak mengunjungi 10 destinasi literasi di Palembang, mengenal karakteristik setiap destinasi, serta mengumpulkan stamp sebagai bagian dari perjalanan literasi.

Setiap destinasi yang tercantum dalam Palembang Library Passport dilengkapi dengan informasi mengenai lokasi, sejarah, keunikan, serta informasi pendukung lainnya. Pengguna juga dapat mencatat pengalaman kunjungan dan perjalanan membaca mereka melalui passport tersebut.

Founder Long Live Literacy Foundation, Linda Septiani Sebianto, mengatakan bahwa Palembang Library Passport lahir dari gagasan untuk menjadikan perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga sebagai destinasi yang dapat dieksplorasi dan menjadi bagian dari pengalaman masyarakat.

“Melalui Palembang Library Passport, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa perjalanan literasi bisa dimulai dari tempat-tempat yang ada di sekitar kita. Bukan hanya membaca buku, tetapi juga mengenal dan mengunjungi ruang-ruang literasi yang tersedia di Palembang,” ujarnya kepada RRI, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Program Palembang Library Passport mulai dapat digunakan oleh masyarakat pada 1 Oktober 2026. Pemegang passport dapat mulai melakukan kunjungan ke destinasi-destinasi yang telah ditentukan dan mendapatkan stamp dari setiap destinasi yang dikunjungi.

Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan literasi, di antaranya diskusi buku, sesi refleksi dan berbagi, sesi Cinta, Bangga, Paham Rupiah bersama Bank Indonesia, serta onboarding pengguna Long Live Literacy Batch 12.

Palembang Library Passport diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses dan pengalaman literasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Palembang. Melalui program ini, masyarakat dapat menjelajah, membaca, mencatat, dan mengulang kembali perjalanan literasi di berbagai ruang literasi yang ada di Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....