Progres 40 Persen, Perbaikan Jalan Lubuk Batang Ditarget Rampung Oktober

  • 29 Sep 2026 15:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Progres rekonstruksi jalan 150 meter di bawah rel KA Lubuk Batang telah mencapai 40% dan ditargetkan rampung pada minggu kedua Oktober 2026
  • Pekerjaan sempat tertunda akibat faktor cuaca hujan dan kenaikan harga BBM yang berdampak pada operasional penyedia jasa
  • Kendaraan tonase berat dialihkan melalui Jalan Lingkar Batu Kuning, sementara kendaraan kecil melintas bergantian dibantu petugas flagman 24 jam.

RRI.CO.ID, Palembang - Pengerjaan rekonstruksi jalan nasional di bawah perlintasan rel kereta api Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), terus dikejar demi mengejar target rampung pada pertengahan Oktober 2026. Saat ini, capaian fisik pengerjaan proyek vital tersebut telah menyentuh angka 40 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Sumsel, Hastinawati, mengungkapkan, rekonstruksi jalan sepanjang 150 meter ini difokuskan pada penggantian struktur jalan menggunakan rigid pavement (beton semen) setebal 23 centimeter dan lean concrete (LC) setebal 10 centimeter.

"Sisi kanan arah Baturaja sepanjang 150 meter sudah selesai tahap pengecoran alas (lean concrete). Pekan ini kami mulai masuk ke tahap penghamparan beton rigid. Jika pengecoran sisi kanan rampung, arus lalu lintas akan kita alihkan ke jalur tersebut untuk pengerjaan sisi kiri," kata Hastinawati, Senin, 28 September 2026.

(Foto: PPK 3.4 PJN Sumsel)

Hastinawati tak menampik bahwa pengerjaan proyek sempat tertunda dari jadwal. Selain faktor cuaca hujan ekstrem yang sempat merusak struktur urukan tanah dasar, lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu sempat menahan laju operasional penyedia jasa.

"Kenaikan harga BBM cukup signifikan mengganggu aktivitas penyedia jasa, tapi kendala tersebut kini sudah bisa diatasi. Untuk material saat ini tidak ada kendala. Kita kejar keterlambatan ini dengan menambah jam kerja atau lembur jika cuaca mendukung," tegasnya.

Guna menjaga keselamatan kerja di area perlintasan bawah rel yang dilintasi kereta api Babaranjang setiap 20 menit sekali, pihak PJN menyiagakan petugas K3 khusus serta menerapkan standar kelengkapan APD ketat. Aktivitas pengerjaan di bawah rel akan dihentikan sementara setiap kali rangkaian kereta melintas.

(Foto: PPK 3.4 PJN Sumsel)

Terkait kelancaran arus lalu lintas, kendaraan tonase berat seperti trailer dan truk bersumbu lebih dari tiga dialihkan sementara melalui Jalan Lingkar Batu Kuning. Pihak PJN telah memadatkan jalur pengalihan tersebut menggunakan bekas bongkahan aspal agar tetap aman dilintasi. Sementara kendaraan pribadi dan truk kecil tetap diperbolehkan melintas bergantian dengan panduan flagman yang bersiaga selama 24 jam penuh.

Selain rekonstruksi jalan, proyek ini juga dilengkapi dengan perbaikan saluran drainase yang dialirkan langsung ke gorong-gorong pembuangan (outlet existing). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi genangan air di bawah rel, mengingat elevasi muka air tanah di lokasi tersebut terbilang dangkal, yakni hanya 1,2 meter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....