Polsek Lubuk Batang Perkuat Edukasi Cegah Pungli dan Karhutla
- 17 Sep 2026 13:58 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polsek Lubuk Batang Polres OKU melaksanakan kegiatan sosialisasi Saber Pungli pada Senin, 14 September 2026 untuk memperkuat langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
- Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh Regu SPKT I Polsek Lubuk Batang mulai pukul 08.30 WIB dan menargetkan seluruh wilayah hukum Polsek Lubuk Batang.
- Selain sosialisasi Saber Pungli, kegiatan juga mencakup imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
RRI.CO.ID, OKU - Polsek Lubuk Batang Polres Ogan Komering Ulu (OKU) memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan melalui sosialisasi Saber Pungli dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hukum dan menjaga lingkungan.
Sosialisasi dilaksanakan Regu SPKT I Polsek Lubuk Batang pada Senin, 14 September 2026 mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di wilayah hukum Polsek Lubuk Batang.
Regu SPKT I dipimpin Ka. SPKT I Aiptu Astari Yudi bersama Aipda Agus Safari, Brigpol Ansori, dan Briptu Panji Yojo Prakoso. Pengawasan kegiatan dilakukan Pawas Polsek Lubuk Batang Ipda Achmadi Saleh.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan pemahaman mengenai bahaya praktik pungutan liar yang dapat merusak pelayanan publik. Masyarakat juga diajak berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Kapolsek Lubuk Batang Iptu Jenizar mengatakan kegiatan Saber Pungli dilakukan bersamaan dengan edukasi pencegahan Karhutla. Menurutnya, pencegahan membutuhkan keterlibatan masyarakat karena warga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.
“Polri terus menekankan pencegahan Karhutlah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Warga diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran apabila masyarakat tidak berhati-hati. Karena itu, warga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres OKU melalui jajaran Polsek untuk mengedepankan langkah preventif. Kepolisian terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui edukasi langsung di lapangan.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela mengatakan kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, edukasi dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya mencegah pelanggaran hukum sejak dini.
“Melalui sosialisasi yang dilakukan secara langsung di lapangan, kepolisian berharap pesan mengenai bahaya pungutan liar dan larangan pembakaran hutan serta lahan dapat dipahami dan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kapolres menegaskan Polri akan terus mendorong personel untuk aktif memberikan edukasi serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan meningkatkan kepedulian warga terhadap pencegahan Karhutla.
“Ini menjadi bagian dari komitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bebas dari praktik pungutan liar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman Karhutlah,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....