Kafilah Sumsel Tembus Enam Besar MTQ Nasional 2026

  • 22 Sep 2026 00:05 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kontingen Sumatera Selatan berhasil menembus enam besar nasional dalam MTQ Nasional XXXI 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah.
  • Capaian gemilang ini ditandai dengan perolehan 55 poin dari perjuangan 56 peserta yang mewakili Provinsi Sumsel dalam ajang kompetisi tilawatil Qur'an tingkat nasional.
  • Kepulangan 95 anggota kontingen disambut secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Sumsel Apriyadi bersama jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumsel di Griya Agung Palembang pada Senin, 21 September 2026.

RRI.CO.ID, Palembang - Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an Provinsi Sumatera Selatan menembus enam besar nasional pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Capaian tersebut ditandai dengan perolehan 55 poin dari perjuangan 56 peserta yang tergabung dalam kontingen Sumsel.

Kepulangan 95 anggota kontingen disambut dalam acara resmi di Griya Agung Palembang pada Senin, 21 September 2026. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Sumsel Apriyadi memimpin penyambutan bersama jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumsel.

Ketua Kafilah Sumsel yang juga Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel Sunarto mengatakan kontingen berjumlah 95 orang. Mereka terdiri atas 56 peserta, 12 pelatih, serta 27 official dan pendamping yang mengikuti kompetisi pada 11 hingga 20 September 2026.

Sunarto menyebut capaian 55 poin memperkuat posisi Sumsel dalam jajaran enam besar nasional. Menurutnya, hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan prestasi dibandingkan keikutsertaan pada MTQ Nasional sebelumnya.

“Kualitas dan grafik prestasi kita terus meningkat signifikan. Jika pada MTQ Nasional 2024 kita hanya meloloskan enam finalis, pada tahun 2026 ini meningkat menjadi delapan finalis,” papar Sunarto.

Capaian Sumsel ditopang satu medali emas dari cabang Fahmil Qur’an Putra yang diraih Ahmad Zain Ardilla, Ahmad Azka Annabil, dan Dimas Pradinata. Medali perak disumbangkan Devi Susanto dari cabang Hiasan Mushaf Putra.

Enam medali perunggu juga menambah perolehan kontingen Sumsel pada ajang tersebut. Medali itu diraih Ari Wicaksono, Ahmad Ilham Al Fahri, M. Abdal Wasai, Andini Putri Melati, Anis Luthfiyah, dan Bahjatun Mahmudah dari berbagai cabang perlombaan.

Selain medali, utusan Sumsel meraih enam gelar juara harapan dalam sejumlah cabang. Raihan tersebut meliputi Harapan 1 Kaligrafi Dekorasi Putri, Harapan 2 Syarhil Qur’an Putra, Harapan 2 Fahmil Qur’an Putri, Harapan 2 Tilawah Dewasa Putri, Harapan 3 Syarhil Qur’an Putri, dan Harapan 3 Hafalan 20 Juz Putri.

Sunarto menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel, Kanwil Kemenag Sumsel, LPTQ, pelatih, official, pendamping, serta masyarakat. Ia mengatakan dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam perjalanan kontingen selama mengikuti kompetisi tingkat nasional.

“Kita akan terus melakukan evaluasi dan berupaya menembus posisi tiga besar nasional,” ucap Sunarto. Target tersebut menjadi arah pembinaan berikutnya setelah Sumsel mencatat peningkatan jumlah finalis dari enam menjadi delapan peserta.

Asisten I Setda Pemprov Sumsel Apriyadi menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh anggota kontingen selama berlaga di tingkat nasional. Ia optimistis pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat mendorong peningkatan prestasi pada MTQ Nasional XXXII di DKI Jakarta.

“Dengan tekad yang kuat, kebersamaan, serta program pembinaan yang disusun matang sejak awal, kita optimistis pada MTQ Nasional XXXII di DKI Jakarta mendatang, prestasi Sumatera Selatan bisa jauh lebih tinggi lagi,” tegas Apriyadi.

Apriyadi menilai seluruh peserta telah memberikan penampilan maksimal selama kompetisi berlangsung. Ia menyebut aspek mental dan keberuntungan dapat memengaruhi hasil perlombaan, namun perjuangan kontingen telah menunjukkan kualitas peserta Sumsel.

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada peserta, pelatih, dan pendamping atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Sumsel masuk jajaran juara nasional menunjukkan potensi generasi muda dalam memahami dan mengembangkan literasi Al-Qur’an.

“Keberhasilan anak-anak kita menembus deretan juara di level nasional menjadi bukti nyata keunggulan potensi generasi muda Sumsel dalam pemahaman dan literasi Al-Qur’an,” ujar Syafitri Irwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....