Satgas Karhutla Padamkan Kebakaran Lahan 7 Hektare di Ogan Ilir

  • 10 Sep 2026 15:11 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Aksi Cepat Penanganan Karhutla: Tim Satgas Karhutla Aman Nusa II bersama gabungan instansi bergerak sigap memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar 7 hektare di Desa Ibul Besar I, Ogan Ilir, pada Rabu (9/9/2026).
  • Sinergi Lintas Instansi dan Kendala Lapangan: Operasi pemadaman yang melibatkan Polsek Pemulutan, Dit Samapta Polda Sumsel, dan BPBD Ogan Ilir berhasil menjinakkan api meski sempat terkendala tiupan angin kencang.
  • Komitmen dan Imbauan Kepolisian: Polda Sumsel menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel serta mengimbau masyarakat dan korporasi untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar demi mencegah bencana lingkungan.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir. Tim Satgas Karhutla Aman Nusa II bergerak cepat melakukan mitigasi dan pemadaman setelah mendeteksi titik api di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Rabu, 9 September 2026.

Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB setelah petugas menemukan kemunculan api pada titik koordinat tertentu. Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 7 hektare.

Penanganan dilakukan melalui kerja sama lintas instansi yang melibatkan personel Karhutla Polsek Pemulutan, Satuan BKO Dit Samapta Polda Sumsel Posko Pegayut, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir.

Tim gabungan langsung mengerahkan peralatan pemadaman berupa sejumlah mesin pompa air untuk mengendalikan kobaran api. Kondisi angin yang cukup kencang sempat membuat api cepat merambat, namun petugas tetap melakukan upaya pemadaman hingga malam hari.

Setelah berjam-jam melakukan penanganan, petugas berhasil mengendalikan sebagian besar area terbakar. Hingga operasi berakhir pukul 22.30 WIB, api dinyatakan berhasil dipadamkan dan hanya menyisakan kepulan asap tipis di beberapa titik.

Direktur Samapta Polda Sumsel sekaligus Kepala Operasi Daerah Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa mengatakan kesiapsiagaan personel menjadi faktor penting dalam menangani karhutla secara cepat.

“Keberhasilan dalam menanggulangi karhutla secara sigap ditentukan oleh tingkat kesiapsiagaan petugas serta solidnya koordinasi antarinstansi terkait,” ujar Ridwan.

Menurutnya, kerja sama antarinstansi menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan. Tim gabungan juga terus melakukan pemantauan terhadap lokasi kebakaran untuk memastikan tidak muncul titik api baru.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran lahan tersebut. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan sumber awal munculnya api.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat dan perusahaan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Melalui kesiapsiagaan bersama, upaya pencegahan dan penanganan karhutla diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi langkah penting menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....