Sinyal Karhutla di Desa Gasing, Polisi Buru Sumber Asap Misterius

  • 20 Sep 2026 22:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Personel Pos Pol Gasing Polsek Talang Kelapa melakukan groundcheck (verifikasi titik api) di Desa Gasing, Banyuasin, pada Sabtu 19 September 2026 setelah terdeteksi kepulan asap.
  • Operasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan dengan menembus medan sulit di daerah rawan untuk memastikan titik api diidentifikasi sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.
  • Tindakan proaktif ini merupakan respons atas ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan yang terus mengintai dan berpotensi menghancurkan vegetasi kering di area sekitarnya.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Ancam bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diintai dari dekat. Menjawab sinyal munculnya kepulan asap, personel Pos Pol Gasing Polsek Talang Kelapa bergerak menembus medan sulit di Dusun 2 RT 11, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sabtu, 19 September 2026.

Langkah menyisir area rawan ini dilakukan guna memverifikasi titik api (groundcheck) sebelum kobaran liar menyambar vegetasi kering di sekitarnya.

Tanpa menunggu api membesar, petugas merangsek ke tengah semak belukar yang menjadi sumber titik panas. Akses lokasi yang terbatas dan sulit dijangkau tak menyurutkan langkah personel untuk memetakan luasan area serta memastikan potensi kebakaran bisa dilokalisasi sejak awal.

Kasi Humas Polres Banyuasin, Iptu Abu Bakar, menegaskan bahwa kecepatan mendatangi lokasi menjadi benteng pertahanan utama dalam menggagalkan ancaman karhutla di wilayah Banyuasin.

"Cegah Karhutla sejak dini," tegas Abu Bakar saat memberikan keterangannya mengenai operasi pemantauan tersebut.

Di lokasi, petugas menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kepulan asap susulan. Selain verifikasi fisik di lapangan, Polsek Talang Kelapa memperketat skema patroli berkala di titik-titik rawan yang mengering akibat terik cuaca.

Abu Bakar menambahkan, keberhasilan memutus mata rantai karhutla tidak bisa hanya mengandalkan daya jangkau personel di lapangan. Kepekaan warga sekitar dalam memberi sinyal informasi awal menjadi kunci taktis pemadaman.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lahan dan lingkungan," ujar Abu Bakar.

Polres Banyuasin mengimbau warga untuk menanggalkan kebiasaan membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar. Jika masyarakat menemukan kepulan asap atau percikan api kecil di wilayahnya, laporan sekecil apa pun diminta untuk segera diteruskan ke kantor polisi terdekat agar penindakan awal bisa segera dieksekusi sebelum api meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....