Baru Dilantik, 65 Pejabat OKI Diminta Buktikan Kinerja dan Integritas

  • 17 Sep 2026 17:10 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati OKI Muchendi Mahzareki menginstruksikan 65 pejabat baru untuk membuktikan kinerja mereka setelah menerima amanah jabatan.
  • Manajemen talenta menjadi bagian integral dari upaya membangun manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang objektif dan profesional.
  • Penilaian dan pemetaan ASN dilakukan sebelum penataan jabatan untuk memberikan dasar pengisian jabatan yang lebih jelas dan terukur.

RRI.CO.ID, OKI - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki, meminta 65 pejabat baru dilantik membuktikan kinerja setelah menerima amanah jabatan. Ia menegaskan manajemen talenta harus menghasilkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memenuhi target pemerintahan, Kamis, 17 September 2026.

Muchendi mengatakan penerapan manajemen talenta menjadi bagian dari upaya membangun manajemen ASN yang objektif dan profesional. Penilaian dan pemetaan ASN dilakukan sebelum penataan jabatan untuk memberikan dasar pengisian yang lebih jelas.

Menurut Muchendi, penempatan pejabat tidak cukup hanya berdasarkan hasil pemetaan kompetensi, potensi, dan kinerja. Pejabat terpilih harus menunjukkan kemampuan menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah menjadi program konkret setelah menerima amanah.

“Pengisian dan penataan jabatan pada kesempatan ini, khususnya Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Administrasi, dilaksanakan melalui mekanisme manajemen talenta. Kita memperhatikan kompetensi, potensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi,” ucapnya.

Ia meminta pejabat tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Setiap program harus memiliki target jelas dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Pejabat pimpinan tinggi pratama diminta memperkuat koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah dalam menjalankan kebijakan. Langkah tersebut diperlukan agar program pemerintah berjalan terpadu dan sumber daya mendukung prioritas pembangunan.

“Yang pertama integritas, kemudian kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan loyalitas. Kita berharap ada komunikasi yang baik, bukan hanya di internal pemerintahan, tetapi juga dengan media dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pejabat administrasi diminta memastikan proses kerja organisasi berlangsung tertib, cepat, dan efektif. Pejabat fungsional juga didorong meningkatkan kompetensi melalui karya, inovasi, dan kontribusi sesuai bidangnya.

Muchendi menegaskan profesionalitas ASN harus berjalan bersama integritas dan disiplin dalam menjalankan kewenangan. Jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab kepada organisasi dan masyarakat.

Ia mengingatkan pejabat tidak menyalahgunakan kewenangan atau menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi. Sumpah dan janji jabatan harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas serta menjaga kepercayaan publik.

Penerapan manajemen talenta di OKI diarahkan untuk membangun penataan ASN yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Keberhasilannya akan terlihat dari kemampuan pejabat menghasilkan kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....