Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Pemulutan Barat, Polisi Imbau Warga Waspada
- 14 Sep 2026 08:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir dengan luas terbakar sekitar 10 hektare pada Sabtu 12 September 2026.
- Hotspot terdeteksi pada pukul 10.00 WIB dan tim gabungan dari Polsek Pemulutan, Sat Samapta, Tim Karhutla Polres Ogan Ilir, BPBD, serta petugas Tol HK Palindra langsung diterjunkan untuk pemadaman.
- Kebakaran meluas dengan cepat sehingga memerlukan pengerahan tim gabungan dari berbagai institusi untuk mengendalikan kobaran api.
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kali ini, sekitar 10 hektare lahan di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, terbakar pada Sabtu 12 September 2026. Tim gabungan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang dengan cepat meluas.
Peristiwa tersebut diketahui setelah titik panas (hotspot) terdeteksi sekitar pukul 10.00 WIB. Personel gabungan dari Polsek Pemulutan, Sat Samapta, Tim Karhutla Polres Ogan Ilir, BPBD serta petugas Tol HK Palindra langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Pemadaman dilakukan menggunakan berbagai armada darat, termasuk mobil Armored Water Cannon (AWC) Polres Ogan Ilir dan sejumlah unit tangki air. Karena kebakaran meluas dan sulit dikendalikan, operasi pemadaman juga diperkuat dengan dukungan udara menggunakan helikopter water bombing.
Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, mengatakan petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman. Embusan angin kencang, medan yang sulit dijangkau serta minimnya sumber air di sekitar lokasi membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
“Hingga operasi pemadaman dihentikan sementara pada pukul 23.30 WIB, tim berhasil mengendalikan sekitar 5 hektare lahan. Namun, masih menyisakan satu titik api aktif yang posisinya tidak dapat dijangkau oleh personel darat,” ujar AKP Nugrah Angga Oktari, Minggu 13 September 2026.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti melalui Kasi Humas Iptu Mansyur, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Kondisi rumput dan vegetasi yang kering dinilai membuat api lebih mudah muncul dan menyebar.
“Kami mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Selain itu, jangan pernah membuang puntung rokok sembarangan tempat, karena saat ini kondisi rumput sangat kering dan sangat mudah tersulut api,” kata Iptu Mansyur.
Polres Ogan Ilir memastikan akan meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan. Masyarakat juga diminta berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan tidak membuang benda yang dapat memicu api secara sembarangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....