Rutin Gelar Pemeriksaan TBC dan HIV, Lapas Sekayu Deteksi Dini Penyakit Menular

  • 13 Sep 2026 13:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Sebanyak 30 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu Musi Banyuasin mengikuti skrining (pemeriksaan) Tuberkulosis (TBC) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Kegiatan skrining ini merupakan langkah penting dalam melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit menular.

Kegiatan dilakukan bersama Puskesmas Balai Agung Sekayu Sabtu 12 September 2026 di Lapas Sekayu. Pemeriksaan dilakukan pihak Lapas secara rutin sebagai upaya menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan.

“Kkhususnya TBC dan HIV. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, potensi penularan penyakit di lingkungan pemasyarakatan dapat diketahui lebih awal, sehingga penanganan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat,” ungkap Kepala Lapas (Kalapas) Aris Sakuriyadi.

Menurut Aris pelaksanaan skrining juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Sekayu, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh warga binaan. Lingkungan pemasyarakatan yang sehat, diharapkan dapat mendukung proses pembinaan, serta menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga binaan maupun petugas.

Aris juga menyampaikan bahwa, kegiatan skrining TBC dan HIV merupakan bentuk perhatian dan komitmen Lapas Sekayu, dalam memenuhi hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Menurutnya kesehatan warga binaan menjadi salah satu perhatian penting.

“Melalui kegiatan skrining ini, diharapkan penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin, sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan tindak lanjut yang diperlukan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan Lapas Sekayu, agar tetap sehat dan mendukung proses pembinaan warga binaan,” ujar Aris.

Melalui kegiatan skrining TBC dan HIV ini, Lapas Sekayu berharap, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dapat terus ditingkatkan. “Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan penanganan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat,” pungkas kalapas.

Sebanyak 30 warga binaan mengikuti kegiatan pemeriksaan dengan tertib. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta melakukan pemeriksaan secara dini apabila mengalami gejala tertentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....