Cegah Karhutla, Polres Ogan Ilir Gencarkan Penyuluhan Keliling

  • 24 Agt 2026 22:47 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polres Ogan Ilir menerapkan strategi pencegahan kebakaran hutan melalui patroli darat dan pemantauan menggunakan drone untuk mendeteksi titik api secara dini.
  • Satbinmas Polres Ogan Ilir melakukan penyuluhan keliling di Kelurahan Timbangan dan Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara pada 24 Agustus 2026.
  • Upaya pencegahan ini bertujuan untuk mendeteksi potensi titik api lebih awal dan mencegah kebakaran hutan meluas ke wilayah yang lebih luas.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Polres Ogan Ilir memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan patroli darat serta pemantauan menggunakan drone. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi potensi titik api lebih awal dan mencegah kebakaran meluas.

Salah satu upaya dilakukan Satbinmas Polres Ogan Ilir melalui penyuluhan keliling di Kelurahan Timbangan dan Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara. Kegiatan berlangsung Senin, 24 Agustus 2026, pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.

Personel Satbinmas menggunakan mobil penerangan masyarakat yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan imbauan. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membakar sampah secara sembarangan.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak warga tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain.

Asmun juga mengingatkan masyarakat tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Imbauan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengatakan pencegahan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya ketika kebakaran terjadi. Polres Ogan Ilir bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus memperkuat pemantauan di wilayah rawan.

“Kami melaksanakan patroli bersama unsur pemerintahan, memasang spanduk imbauan, membagikan stiker larangan Karhutla, serta melaksanakan tatap muka dengan masyarakat dan tokoh masyarakat,” tegas Rizka.

Polres Ogan Ilir juga memanfaatkan patroli drone untuk memantau kondisi wilayah dari udara. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mendeteksi potensi maupun titik kebakaran secara lebih cepat.

“Dengan pemantauan dari udara, kami dapat lebih cepat mengetahui adanya titik api dan mengambil langkah penanganan,” jelas Rizka.

Jika ditemukan titik api, polisi langsung melakukan mitigasi dan pemadaman bersama tim gabungan. Penanganan melibatkan personel BKO Polda Sumsel, BPBD, Manggala Agni, TNI, serta masyarakat peduli api.

“Ketika ditemukan titik api, kami langsung melakukan mitigasi dan pemadaman bersama tim gabungan. Sinergitas ini sangat penting karena penanganan Karhutla membutuhkan kekuatan dan kepedulian bersama,” ungkap Rizka.

Rizka kembali meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah, terutama ketika cuaca panas dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api. Warga juga diminta segera melaporkan titik api kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

“Mari kita cegah sejak awal. Jangan membakar lahan dan jangan membakar sampah sembarangan. Jika melihat titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.

Polres Ogan Ilir memastikan pencegahan dan penanganan Karhutla terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus melindungi keselamatan warga di Kabupaten Ogan Ilir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....