Puluhan Komunitas Gotong Royong Bersihkan Sungai Musi

  • 23 Agt 2026 22:54 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Ratu Dewa mengapresiasi aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II yang melibatkan puluhan komunitas di Palembang.
  • Palembang menghasilkan 1.000-1.200 ton sampah per hari, sehingga pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
  • Pemkot Palembang menyiapkan PLTSa Keramasan dan bank sampah untuk memperkuat pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Palembang - Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II yang melibatkan puluhan komunitas. Kegiatan tersebut dinilai memperkuat gerakan bersama menjaga kebersihan Sungai Musi sebagai bagian dari program Palembang Belagak.

Aksi gotong royong tersebut digagas Mang Dayat bersama sejumlah komunitas di Kota Palembang. Kegiatan berlangsung di kawasan Plaza Kampung Kapitan, Jumat, 22 Agustus 2026, dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda.

Puluhan komunitas turun langsung membersihkan bantaran dan aliran sungai dalam kegiatan tersebut. Antusiasme peserta juga mendorong semakin banyak komunitas ikut terlibat dalam gerakan peduli lingkungan.

Ratu Dewa menilai aksi tersebut menunjukkan tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai. Ia juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda yang mulai aktif menjaga lingkungan.

“Saya sangat mengapresiasi gagasan Mang Dayat yang kembali menggelar kegiatan terpuji ini. Aksi seperti ini harus terus dibangkitkan karena kebersihan sungai menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Menurut Ratu Dewa, persoalan sampah di Palembang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kota Palembang menghasilkan sekitar 1.000 hingga 1.200 ton sampah setiap hari berdasarkan data pemerintah daerah.

Volume sampah tersebut dapat meningkat hingga dua kali lipat ketika memasuki periode Lebaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perubahan perilaku masyarakat sekaligus penguatan sistem pengelolaan sampah.

“Mari kita jaga sungai agar tetap bersih dan menjadi cerita bagi generasi mendatang. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama mengatasi persoalan sampah,” katanya.

Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II yang melibatkan puluhan komunitas, menjaga kebersihan Sungai Musi sebagai bagian dari program Palembang Belagak. (Foto: Dinkominfo Palembang)

Pemkot Palembang juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa di Keramasan. Proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada September 2026 dengan kapasitas produksi listrik mencapai 17,7 megawatt.

“Insyaallah bulan depan proyek sampah penghasil tenaga listrik akan mulai berjalan dengan kapasitas 17,7 megawatt. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu percontohan di Indonesia,” tuturnya.

Selain PLTSa, Pemkot Palembang akan mendorong pembentukan satu bank sampah di setiap kelurahan. Program tersebut diharapkan memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat sekaligus mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

Pemkot Palembang berharap kolaborasi pemerintah, komunitas, dan masyarakat terus berkembang dalam menjaga lingkungan. Gerakan tersebut diharapkan mampu mewujudkan Palembang yang bersih, sehat, dan memiliki lingkungan sungai yang terjaga untuk generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....