Lomba Bidar dan Permainan Tradisional Semarakkan HUT ke-81 RI di OKI

  • 20 Agt 2026 15:59 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Sebanyak 29 tim berpartisipasi dalam lomba perahu bidar yang diselenggarakan di Sungai Komering, Kelurahan Perigi, Kayuagung untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan kegiatan yang mendapat respons antusias dari masyarakat lokal.
  • Selain lomba perahu bidar, acara ini juga menampilkan permainan tradisional seperti panjat pinang dan gebuk bantal untuk melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas.

RRI.CO.ID, OKI - Sebanyak 29 tim mengikuti lomba perahu bidar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Perlombaan berlangsung di tepian Sungai Komering, Kelurahan Perigi, Kayuagung dan mendapat antusiasme masyarakat.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini tidak hanya menghadirkan lomba perahu bidar. Masyarakat juga mengikuti sejumlah permainan tradisional, seperti panjat pinang dan gebuk bantal.

Kepala Disbudpar OKI Ahmadin Ilyas mengatakan, 29 tim peserta lomba bidar berasal dari desa dan kelurahan di wilayah OKI. Bahkan, sejumlah desa dan kelurahan mengirimkan lebih dari satu tim untuk mengikuti perlombaan.

“Untuk lomba bidar tahun ini diikuti 29 tim. Seluruh desa dan kelurahan antusias mengirimkan peserta, bahkan ada yang mengirimkan dua tim,” kata Ahmadin. Rabu, 19 Agustus 2026.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki mengatakan lomba perahu bidar merupakan tradisi masyarakat Kayuagung yang terus dipertahankan dalam setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, kondisi air Sungai Komering yang sedang surut tidak mengurangi semangat masyarakat untuk mengikuti kegiatan.

“Di bulan Agustus ini, sebagaimana tahun lalu, kita kembali bisa melaksanakan kegiatan lomba bidar yang sudah menjadi tradisi warga masyarakat yang ada di Kota Kayuagung. Walaupun kondisi air sedang surut, tidak menyurutkan semangat masyarakat OKI, khususnya Kayuagung, untuk berpartisipasi,” ujar Muchendi.

Muchendi mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan, di antaranya Bank Sumsel Babel, TNI dan Polres OKI. Ia berharap perlombaan tradisional tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga adat dan budaya masyarakat.

Selain lomba bidar, panjat pinang diikuti delapan tim. Masing-masing tim terdiri atas empat peserta dan satu orang cadangan, sedangkan lomba gebuk bantal merupakan inisiatif Lurah Perigi yang pesertanya berasal dari masyarakat secara acak.

Menurut Ahmadin, rangkaian perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat dalam memperingati HUT Kemerdekaan. Kegiatan juga menjadi sarana untuk mempertahankan permainan tradisional agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pelaksanaan lomba berlangsung dengan dukungan unsur TNI dan Polri, terutama dalam pengamanan kegiatan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk menyaksikan berbagai perlombaan.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten OKI sebelumnya telah diisi dengan upacara peringatan Proklamasi, tari massal dan karnaval budaya. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....