Pemkot Palembang Perkuat Pengamanan Festival Perahu Bidar 2026

  • 09 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Palembang menggelar rapat lintas sektor pada 7 Agustus 2026 untuk mempersiapkan pengamanan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026.
  • Asisten I Setda Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin, mengarahkan setiap instansi untuk menyiapkan langkah pengamanan sesuai tugas dan kewenangannya.
  • TNI dan Polri dilibatkan langsung dalam pengamanan selama seluruh rangkaian festival untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

RRI.CO.ID, Palembang - Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Palembang akan mendapat pengamanan lintas sektor untuk mengantisipasi gangguan selama perlombaan berlangsung. Pemerintah Kota Palembang juga mematangkan pengaturan lalu lintas dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Asisten I Setda Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin, memimpin rapat koordinasi pengamanan bersama sejumlah instansi terkait. Rapat berlangsung di Ruang Parameswara Setda Kota Palembang, Jumat, 7 Agustus 2026.

Pembahasan mencakup kesiapan teknis, pengamanan kawasan, pengaturan lalu lintas, hingga penanganan keadaan darurat. Setiap instansi diminta menyiapkan langkah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Dinas Pariwisata, BPBD, Diskominfo, serta sejumlah organisasi perangkat daerah mengikuti rapat pemantapan tersebut. TNI dan Polri juga dilibatkan untuk memperkuat pengamanan selama seluruh rangkaian festival.

Sulaiman mengatakan koordinasi lintas lembaga diperlukan karena festival melibatkan aktivitas masyarakat dan berlangsung di kawasan yang membutuhkan pengaturan khusus. Menurutnya, setiap unsur harus memahami peran masing-masing agar penanganan di lapangan tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Diperlukan koordinasi dan kolaborasi antarlembaga agar seluruh rangkaian kegiatan Festival Perahu Bidar berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujarnya.

Selain keamanan, pengaturan arus lalu lintas menjadi perhatian dalam persiapan festival. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat selama kegiatan berlangsung.

Sulaiman menilai Festival Perahu Bidar memiliki nilai lebih dari sekadar perlombaan olahraga tradisional. Tradisi tersebut menjadi bagian dari identitas budaya Palembang yang perlu tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

"Festival Perahu Bidar Tradisional bukan sekadar perlombaan perahu, tetapi menjadi momentum pelestarian budaya khas Palembang sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata daerah," tuturnya.

Keterlibatan berbagai unsur dalam pengamanan diharapkan membuat masyarakat dapat menyaksikan festival dengan rasa aman dan nyaman. Pada saat yang sama, penyelenggaraan yang tertib dapat menjaga citra Festival Perahu Bidar sebagai agenda budaya yang menarik bagi wisatawan.

Pemerintah Kota Palembang menargetkan seluruh rangkaian Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 berlangsung aman dan tertib. Festival tersebut diharapkan tetap menjadi salah satu ikon budaya Palembang sekaligus ruang untuk memperkenalkan tradisi lokal kepada masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....