Kertapati Jadi Pintu Utama Wisman Jelajahi Destinasi Sumatera Selatan
- 11 Agt 2026 14:47 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Stasiun Kertapati adalah titik keberangkatan utama bagi wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang.
- Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 385 wisatawan mancanegara berangkat dari Stasiun Kertapati untuk perjalanan wisata dan aktivitas lainnya.
- Total 765 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api di wilayah Sumatera Bagian Selatan selama Semester I 2026, dengan Stasiun Kertapati menjadi kontributor utama dengan 50,3 persen dari total pengguna.
RRI.CO.ID, Palembang - Stasiun Kertapati menjadi titik keberangkatan utama wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang. Sepanjang Semester I 2026, tercatat 385 wisman berangkat dari stasiun tersebut.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 765 wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api untuk perjalanan wisata maupun aktivitas lainnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) selama Semester I 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan kereta api memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk mengakses berbagai destinasi.
“Pariwisata memiliki efek berganda terhadap perekonomian. Ketika wisatawan bergerak dari satu daerah ke daerah lain, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh sektor transportasi tetapi juga oleh hotel, restoran, UMKM, pelaku ekonomi kreatif, pengrajin hingga masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata,” ujar Aida, Senin, 10 Agustus 2026.
Selain Stasiun Kertapati, keberangkatan wisman juga tercatat di Stasiun Lubuklinggau sebanyak 153 orang, Stasiun Lahat 82 orang, Stasiun Prabumulih 67 orang dan Stasiun Muara Enim 52 orang.
Sebaran tersebut menunjukkan perjalanan wisatawan mancanegara tidak hanya terpusat di Kota Palembang. Wisman juga menjangkau sejumlah daerah di Sumatera Selatan yang memiliki potensi wisata alam, sejarah, budaya, kuliner dan ekonomi kreatif.
Beragam destinasi menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Selatan, mulai dari jejak sejarah Kerajaan Sriwijaya, budaya Melayu, kuliner khas seperti pempek dan pindang patin, hingga destinasi ikonik seperti Jembatan Ampera dan Bukit Siguntang.
Di daerah lainnya, wisatawan juga dapat menikmati panorama Danau Ranau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Keberagaman destinasi tersebut memberikan kesempatan bagi wisman untuk mengenal karakter alam, sejarah, budaya, kuliner dan kehidupan masyarakat Sumatera Selatan.
Mobilitas wisatawan melalui kereta api juga dinilai memberikan dampak terhadap rantai ekonomi pariwisata. Pergerakan wisman berpotensi mendorong aktivitas transportasi lanjutan, hotel dan akomodasi, restoran, pusat oleh-oleh, UMKM hingga industri kreatif di berbagai daerah.
Aida menilai pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat. “KAI siap menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui penyediaan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, andal dan berkelanjutan,” kata Aida.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....