Bukan Cuma Piala, Sekolah di Palembang Wajib Bikin Budaya Hijau

  • 06 Agt 2026 20:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Palembang memperkuat Program Adiwiyata untuk membangun budaya peduli lingkungan di sekolah
  • Sosialisasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 dilakukan guna menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan
  • Program Adiwiyata diharapkan melahirkan generasi yang peduli lingkungan sekaligus memperluas jumlah Sekolah Adiwiyata di Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Predikat Sekolah Adiwiyata kerap kali terjebak dalam pusaran administrasi dan sekadar berburu piala. Menyikapi kenyataan tersebut, Pemerintah Kota Palembang mulai mengambil langkah tegas: pendidikan lingkungan di sekolah harus mewujud jadi budaya harian, bukan sekadar pajangan piagam di dinding kantor.

Langkah perombakan skema ini dimatangkan melalui Sosialisasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata di Ruang Parameswara Setda Kota Palembang, Kamis, 6 Agustus 2026.

Aturan anyar tersebut menggeser fokus penilaian. Sekolah tak lagi bisa bertumpu pada tumpukan berkas laporan, melainkan pada perubahan perilaku riil seluruh warga sekolah dalam menjaga ekosistemnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, K.M. Isnaini Madani, menegaskan bahwa pencapaian Adiwiyata sejatinya diukur dari karakter peserta didik di luar kelas, bukan seberapa bersih sekolah saat dinilai tim juri.

"Program Adiwiyata bukan sekadar mengejar predikat sekolah berwawasan lingkungan, tetapi membangun kebiasaan yang menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari karakter peserta didik," ujar Isnaini Madani saat membacakan arahan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Menurut Isnaini, menanamkan rasa memiliki terhadap lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial. Keberhasilan program ini membutuhkan ekosistem yang padu antara guru, murid, orang tua, hingga komunitas di sekitar lingkungan sekolah.

Tanpa keterlibatan aktif semua pihak, pembiasaan hidup bersih dan hijau hanya akan menjadi beban formalitas bagi para siswa.

"Keberhasilan Program Adiwiyata memerlukan kolaborasi seluruh pihak karena pendidikan lingkungan tidak dapat dibangun hanya oleh sekolah," tegasnya.

Pemkot Palembang menargetkan ekspansi jumlah Sekolah Adiwiyata di seluruh tingkatan satuan pendidikan. Pembentukan mental peduli alam sejak usia dini ini dipandang sebagai investasi jangka panjang yang krusial—mencetak generasi masa depan yang tak cuma cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral menjaga bumi Palembang tetap asri dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....