Pemkot Palembang Siapkan Masjid Al Fathul Akbar Jadi Landmark Baru Seberang Ulu
- 06 Agt 2026 19:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kota Palembang mematangkan rehabilitasi Masjid Al Fathul Akbar yang diproyeksikan menjadi ikon baru kawasan Seberang Ulu
- Desain masjid mengusung filosofi maritim Kerajaan Sriwijaya dengan bentuk menyerupai kapal dan kubah bergaya gelombang
- ehabilitasi akan meningkatkan kapasitas masjid menjadi sekitar 2.000 jemaah sekaligus memperkuat identitas arsitektur Kota Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang mematangkan rencana rehabilitasi berat Masjid Al Fathul Akbar yang diproyeksikan menjadi ikon baru kawasan Seberang Ulu. Penyempurnaan desain dilakukan untuk memastikan bangunan tersebut merepresentasikan identitas budaya sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pembahasan berlangsung dalam rapat koordinasi perencanaan rehabilitasi yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, K.M. Isnaini Madani, di Ruang Rapat Parameswara, Rabu, 5 Agustus 2026. Rapat diikuti perangkat daerah dan pihak terkait yang terlibat dalam penyusunan konsep pembangunan.
Pemerintah memfokuskan pembahasan pada penyelarasan aspek arsitektur, budaya, dan regulasi sebelum proyek memasuki tahap pelaksanaan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan bangunan yang berkualitas.
Isnaini mengatakan konsep desain Masjid Al Fathul Akbar telah melalui pembahasan bersama ulama, arsitek, pemerhati perkotaan, dan budayawan. Pemerintah tetap membuka ruang masukan dari perangkat daerah sepanjang tidak mengubah substansi desain yang telah disepakati.
"Konsep desain ini telah melalui pembahasan bersama berbagai unsur dan mendapat persetujuan Wali Kota Palembang. Kami tetap membuka masukan untuk penyempurnaan selama tidak mengubah konsep utama yang telah disepakati," ujarnya.
Menurut Isnaini, desain tersebut mengusung filosofi kejayaan maritim Kerajaan Sriwijaya dengan bentuk menyerupai kapal. Kubah masjid akan dimodifikasi menyerupai gelombang sebagai simbol karakter Palembang yang tumbuh dari peradaban sungai dan maritim.
Selain memperkuat nilai arsitektur dan budaya, rehabilitasi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masjid. Daya tampung jemaah akan bertambah dari sekitar 1.000 orang menjadi sekitar 2.000 orang agar mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Isnaini menilai, lokasi Masjid Al Fathul Akbar yang berada di pintu masuk Kota Palembang memiliki nilai strategis. Karena itu, bangunan tersebut diharapkan berkembang menjadi landmark baru yang memperkuat citra kawasan Seberang Ulu.
"Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi bangunan yang memiliki nilai estetika, budaya, dan kebanggaan bagi masyarakat Kota Palembang," katanya.
Pemerintah Kota Palembang juga menyiapkan penyelesaian seluruh aspek administratif dan regulasi sebelum pekerjaan fisik dimulai. Penataan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Jakabaring agar semakin terintegrasi sebagai kawasan bertaraf internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....