Peran Penting Perempuan dalam Mendukung Kemerdekaan dengan Pendidikan dan Karya

  • 07 Agt 2026 06:12 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Perempuan Indonesia masa kini tidak lagi terbatas pada peran domestik, tetapi memiliki kesempatan yang semakin luas untuk berkarya di berbagai sektor pembangunan bangsa.
  • Menurut Ketua Rumah Cinta ALPPIND Vionna Suabatul Aslamiah, bentuk perjuangan perempuan modern berbeda dengan era kemerdekaan, dari peran sebagai perawat dan penyedia logistik menjadi fokus pada pendidikan dan pengembangan diri.
  • Perjuangan perempuan saat ini diwujudkan melalui tiga pilar utama: pendidikan, pengembangan diri, dan keberanian untuk berkarya dalam berbagai bidang profesional.

RRI.CO.ID, Palembang - Perempuan masa kini tidak lagi hanya berperan di ranah domestik. Di tengah perkembangan zaman, perempuan memiliki kesempatan yang semakin luas untuk berkarya dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.

Ketua Rumah Cinta ALPPIND, Vionna Suabatul Aslamiah, mengatakan bentuk perjuangan perempuan saat ini berbeda dengan masa kemerdekaan. Jika dahulu perempuan banyak terlibat sebagai perawat, penyedia logistik, hingga penyampai informasi bagi para pejuang, kini perjuangan diwujudkan melalui pendidikan, pengembangan diri, dan keberanian untuk berkarya.

“Kalau sekarang perjuangannya lebih kepada melawan kebodohan, keterbatasan, dan ketidakadilan. Jangan takut untuk terus belajar dan mencari potensi diri,” katanya dalam Dialog Pengarusutamaan Gender dan Inklusi di Pro 1 RRI Palembang, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut Vionna, kesempatan perempuan saat ini jauh lebih terbuka dibandingkan masa lalu. Perempuan dapat berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, usaha, hingga pemerintahan. Yang terpenting, kata dia, adalah memiliki kemauan untuk terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

Ia juga mengajak perempuan memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana meningkatkan kemampuan. Berbagai pelatihan dan sumber pengetahuan kini dapat diakses dengan mudah melalui platform digital.

Sementara itu, Ketua II ALPPIND Sumsel Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Rosdiana, menilai perempuan memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berkualitas. Karena itu, perempuan perlu terus menambah wawasan, baik melalui pendidikan maupun pengalaman di lingkungan masyarakat.

“Perempuan yang cerdas akan melahirkan generasi yang cerdas, serta belajar itu tidak harus di bangku sekolah, tetapi juga bisa dari lingkungan dan pengalaman,” ujarnya. Ia berharap semakin banyak perempuan berani mengembangkan potensi yang dimiliki tanpa melupakan perannya di tengah keluarga dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....