Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Sungai Ogan Ditutup
- 04 Agt 2026 16:41 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Tim SAR Gabungan menemukan korban ketiga sekaligus korban terakhir dalam musibah tenggelam di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu, 2 Agustus 2026.
Korban diketahui bernama Rahman Udin (33), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 18.50 WIB.
Rahman Udin ditemukan mengapung di Sungai Ogan dengan radius sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban ketiga tersebut, seluruh korban dalam musibah tenggelam di Sungai Ogan telah berhasil ditemukan. Tim SAR Gabungan kemudian mengakhiri operasi pencarian sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah terlibat dalam proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
"Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Atas nama Basarnas, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah sehingga operasi ini dapat berjalan dengan baik hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR secara resmi kami tutup," ujar Raymond.
Setelah operasi dinyatakan selesai, seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Operasi tersebut melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat.
Raymond juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di sungai maupun wilayah perairan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sungai. Hindari mandi atau berenang di lokasi yang memiliki arus deras, kenali kondisi perairan sebelum beraktivitas, serta selalu mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tambahnya.
Basarnas mengingatkan masyarakat untuk segera meminta pertolongan apabila menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Masyarakat dapat menghubungi Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat untuk mendapatkan bantuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....