Bahlil Buka Musda Golkar Sumsel, Targetkan Kursi Naik di Pemilu
- 02 Agt 2026 18:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- DPD Partai Golkar Sumatera Selatan resmi menyelenggarakan Musyawarah Daerah XI pada Minggu, 2 Agustus 2026 di Hotel Aryaduta Palembang sebagai forum konsolidasi dan transisi kepemimpinan baru.
- Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menekankan bahwa agenda Musda bukan sekadar rutinitas seremonial tetapi inisiatif strategis untuk mengaktifkan mesin politik hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
- Musda XI menjadi panggung penting bagi Partai Golkar di Bumi Sriwijaya untuk mempersiapkan transisi kepemimpinan dengan melibatkan ratusan kader partai.
RRI.CO.ID, Palembang - DPD Partai Golkar Sumatera Selatan resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Hotel Aryaduta Palembang, Minggu, 2 Agustus 2026. Forum tertinggi tingkat provinsi ini menjadi panggung konsolidasi sekaligus gerbang transisi kepemimpinan baru partai beringin di Bumi Sriwijaya.
Hadir membuka acara secara langsung, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan arahan di hadapan ratusan kader. Ia menegaskan bahwa agenda Musda bukan sekadar rutinitas seremonial pergantian estafet, melainkan pelecut awal untuk memanaskan mesin politik hingga tingkat desa dan kelurahan.
Bahlil menggarisbawahi dua agenda strategis hasil Munas yang wajib dieksekusi tanpa menawar: mematok kenaikan jumlah kursi legislatif di semua tingkatan serta mengunci posisi Golkar di garis terdepan dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Musda dan konsolidasi adalah bagian terpenting dalam proses melaksanakan kerja-kerja partai. Harapan kami, Golkar di Sumsel semakin baik. Target kita jelas, kursi legislatif harus bertambah di semua tingkatan, baik DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten dan kota," ujar Bahlil dihadapan seluruh kader.
Di tengah pembakar semangat itu, Bahlil juga melempar pesan reflektif mengenai akar sejarah pergerakan partai. Ia mengingatkan bahwa fondasi Golkar dibangun di atas kepentingan persatuan bangsa, bukan kepentingan segelintir elite.
"Golkar lahir dari rahim rakyat. Pemilik saham Golkar adalah rakyat Indonesia, bukan perseorangan atau keluarga tertentu," tegas Bahlil.
Meski mengapresiasi torehan Golkar Sumsel saat ini yang mengamankan 3 kursi DPR RI, 12 kursi DPRD Provinsi (termasuk kursi Ketua DPRD), serta 85 kursi DPRD Kabupaten/Kota, Bahlil menilai modal tersebut belum cukup untuk menguasai panggung politik pemilu mendatang.
Sementara itu, konstelasi penentuan Ketua DPD Golkar Sumsel periode 2026–2031 bergulir makin mengerucut. Peluang kader muda Andie Dinialdie untuk memimpin DPD Golkar Sumsel kini terbuka lebar tanpa celah persaingan.
Hingga batas akhir penutupan pendaftaran pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Andie mencatatkan diri sebagai satu-satunya nama yang mengambil sekaligus menyerahkan kembali berkas pendaftaran.
Ketua Tim Verifikasi Pencalonan Musda XI DPD Partai Golkar Sumsel, Surya R, membenarkan tidak adanya riak persaingan nama lain di meja panitia.
"Sampai dengan penutupan semalam (1 Agustus), hanya satu orang yang mengambil dan mengembalikan formulir, yaitu Andie Dinialdie," ungkap Surya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Kondisi calon tunggal ini secara praktis memuluskan skenario terpilihnya Andie secara aklamasi. Namun, Surya menegaskan bahwa keputusan akhir dan penetapan resmi tetap berada di tangan dinamika sidang plenum forum Musda XI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....