Penanganan Longsor Jalan Sekayu-Mangun Jaya Dikebut, Target Rampung Desember 2026

  • 30 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Penanganan longsor di Jalan Batas Kota Sekayu–Mangun Jaya KM 103+131 Desa Sukarami, Kabupaten Musi Banyuasin, telah mencapai progress fisik 54 persen hingga akhir Juli 2026.
  • Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumatera Selatan menargetkan penyelesaian seluruh pekerjaan perbaikan jalan pada akhir Desember 2026 dan masih sesuai jadwal.
  • Penanganan longsor dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan nasional dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

RRI.CO,ID, Musi Banyuasin - Penanganan titik longsor di ruas Jalan Batas Kota Sekayu–Mangun Jaya, tepatnya di KM 103+131 Desa Sukarami, Kabupaten Musi Banyuasin, terus dipercepat. Hingga akhir Juli 2026, progres pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 54 persen dan masih berjalan sesuai jadwal. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada akhir Desember 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 PJN I BBPJN Sumatera Selatan, Yusriadiansyah, mengatakan, penanganan longsor dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan nasional sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

"Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 54 persen dan masih sesuai jadwal. Target penyelesaian seluruh pekerjaan hingga pengaspalan adalah akhir Desember 2026," kata Yusriadiansyah, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, longsor terjadi pada akhir 2025 setelah badan jalan yang berada tepat di tepi Sungai Musi terdampak pasang air sungai dan cuaca ekstrem. Kondisi itu menyebabkan bagian jalan yang belum memiliki perlindungan mengalami keruntuhan.

"Lokasi jalan ini berada di pinggir Sungai Musi. Saat terjadi pasang di akhir 2025, segmen yang belum tertangani mengalami longsor. Oleh karena itu, penanganannya kita anggarkan dan kontrakkan secara bertahap di tahun 2026 ini," ujarnya.

Jalan yang mengalami longsor di ruas Batas Kota Sekayu–Mangun Jaya, tepatnya di KM 103+131 Desa Sukarami, Kabupaten Musi Banyuasin, ditutup sebagian untuk keselamatan pengguna jalan selama masa perbaikan. (Foto: PPK 1.3 PJN I Sumsel)

Untuk mengatasi kerusakan tersebut, BBPJN membangun dinding penahan tanah sepanjang 99 meter dengan tinggi sekitar lima meter. Dari total panjang itu, sekitar 38 meter badan jalan diketahui runtuh akibat longsor.

Saat ini pekerjaan masih berfokus pada pemasangan tiang pancang yang ditargetkan rampung dalam sepekan. Tahap berikutnya adalah pembangunan dinding penahan tanah berbahan beton yang dijadwalkan berlangsung mulai Agustus hingga Oktober 2026.

Setelah konstruksi dinding penahan selesai pada awal November, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penimbunan badan jalan, kemudian diakhiri pengaspalan hingga target penyelesaian pada akhir Desember 2026.

Sejumlah rambu ditempatkan pada titik strategis untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar berhati-hati selama masa perbaikan longsor di ruas Jalan Batas Kota Sekayu–Mangun Jaya, tepatnya di KM 103+131 Desa Sukarami, Kabupaten Musi Banyuasin. (Foto: PPK 1.3 PJN I Sumsel)

Yusriadiansyah menambahkan, paket pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak lebih dari Rp16 miliar dengan masa pelaksanaan selama 10 bulan. Selain menangani longsor di KM 103+131, paket yang sama juga mencakup penggantian box culvert atau drainase di tiga titik lainnya, yakni STA 13 dan STA 28 ruas Betung–Sekayu serta STA 42 ruas Batas Kota Sekayu–Mangun Jaya.

Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas tetap dipertahankan melalui sistem buka-tutup satu lajur. BBPJN telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas setempat agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.

"Kami telah menyiapkan rambu-rambu peringatan, lampu penerangan, lampu rotari, serta petugas flagman yang berjaga selama 24 jam. Jalan tidak ditutup total sehingga arus kendaraan dari dan menuju Sekayu tetap dapat melintas dengan aman dan lancar," kata Yusriadiansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....