Pelantikan PAW DPRD, Askolani Dorong Sinergi Percepat Pembangunan

  • 31 Jul 2026 23:37 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin - Bupati Banyuasin, Askolani menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Anggota DPRD Banyuasin Pengganti Antar Waktu (PAW), Jumat, 31 Juli 2026.

mendorong percepatan pembangunan jalan tol sebagai solusi mengatasi kemacetan yang semakin mengganggu mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di jalur utama Kabupaten Banyuasin.

Dalam kesempatan tersebut, Akino, resmi dilantik sebagai anggota DPRD Banyuasin menggantikan almarhumah Sri Yatun. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 450/KPTS/I/2026 tentang Peresmian Pengangkatan Akino sebagai Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin.

Askolani mengatakan, PAW bukan sekadar pergantian nama dalam struktur keanggotaan DPRD. Menurutnya, momentum tersebut merupakan keberlanjutan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita lanjutkan pengabdian dengan semangat persatuan. Walaupun kita berasal dari latar belakang, pandangan, dan pilihan politik yang berbeda, kita memiliki rumah yang sama, yaitu Kabupaten Banyuasin. Kita juga memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kehidupan yang lebih baik, lebih adil, lebih aman. dan lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat.” ujarnya

Askolani menyebut sejumlah tantangan pembangunan masih menjadi perhatian Pemkab Banyuasin, mulai dari pemerataan infrastruktur, pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi hingga pengelolaan lingkungan.

Di sektor infrastruktur, persoalan kemacetan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama. Tingginya volume kendaraan dan beban tonase yang melintas di jalur utama Banyuasin dinilai telah memberikan tekanan terhadap kapasitas jalan yang tersedia.

“Percepatan pembangunan tol menjadi satu-satunya solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan kemacetan saat ini. Karena jumlah kendaraan dan beban tonase yang melintas sudah melampaui batas kapasitas jalan yang ada. Mengenai hal ini, saya sudah berdiskusi langsung dengan Kementerian PUPR dan pihak Hutama Karya (HK). Mudah-mudahan selesai pada akhir tahun 2026.” harapnya

Bupati berharap pembangunan tol dapat segera terealisasi sehingga mampu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Banyuasin.

Selain persoalan infrastruktur, Askolani juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat. Anggota legislatif diharapkan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD. Kedua lembaga tersebut memiliki kedudukan yang setara sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, dengan tugas dan fungsi berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....