Program Sultan Muda Cetak 10.951 Wirausaha Muda di Sumsel

  • 31 Jul 2026 23:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Program unggulan 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan telah merekrut 10.951 anak muda dengan dukungan pembiayaan mencapai hampir Rp1 triliun.
  • Gubernur Sumsel Herman Deru memaparkan capaian program dalam Virtual Assessment TPAKD Award 2026 yang diselenggarakan OJK bersama Kemenko Perekonomian dan Kemendagri.
  • Penilaian dilakukan untuk mengukur efektivitas inovasi daerah dalam memperluas akses keuangan masyarakat dan mendorong inklusi finansial.

RRI.CO.ID, Palembang - Program unggulan 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan telah mencatat 10.951 anak muda terdaftar dan memperoleh dukungan pembiayaan yang mendekati Rp1 triliun. Capaian tersebut dipaparkan Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam Virtual Assessment TPAKD Award 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI bersama Kemenko Perekonomian dan Kemendagri.

Penilaian tersebut dilakukan untuk mengukur efektivitas berbagai inovasi daerah dalam memperluas akses keuangan masyarakat. Herman Deru mengikuti proses penilaian akhir tersebut secara virtual.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru memaparkan Program 100.000 Sultan Muda sebagai salah satu program strategis Pemprov Sumsel dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda sekaligus memperluas akses pembiayaan.

"Program unggulan 100.000 Sultan Muda sebuah gerakan strategis yang terbukti ampuh mencetak wirausahawan muda tangguh, berdaya saing global, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Program ini secara resmi masuk dalam RKPD Provinsi Sumsel 2026 dan regulasi pendukung lainnya," jelas HD, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Herman Deru, program tersebut mendapat antusiasme tinggi dari generasi muda Sumsel. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah sejak program dijalankan.

"Hingga saat ini, sebanyak 10.951 anak muda telah resmi terdaftar sebagai bagian dari Sultan Muda Sumsel, Penyaluran Pembiayaan, Spirit pengusaha muda ini didukung dengan pembiayaan yang telah mendekati angka Rp1 triliun", tambahnya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program, Pemprov Sumsel membentuk Sultan Muda Center sebagai wadah kolaborasi, pendampingan, coaching, hingga fasilitasi akses keuangan bagi anggota. Dalam 1,5 tahun terakhir, Sultan Muda Center telah mendukung 182 kegiatan dan meluncurkan Kartu Anggota Sultan Muda sebagai identitas resmi para anggota.

Pemprov Sumsel menyebut keberadaan Sultan Muda dan percepatan akses keuangan turut memberikan dampak terhadap indikator makro ekonomi daerah. Salah satunya terlihat dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumsel yang disebut menurun menjadi 3,59 persen dan berada di bawah rata-rata nasional.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Tim Asesor TPAKD Award 2026, Guru Besar Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda. Ia menilai program Sultan Muda menjadi salah satu inovasi menarik dalam mendorong akses keuangan sekaligus penguatan ekonomi daerah.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Tim TPAKD Sumsel. Inisiatif hilirisasi perkebunan dan pembentukan Sultan Muda ini sangat menarik. Selain menjaga stabilitas ekonomi dari fluktuasi harga komoditas, gerakan ini juga menciptakan potensi basis pajak baru yang kuat bagi daerah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....