OJK dan Pemprov Sumsel Resmikan Outlet UMKM Sultan Muda

  • 26 Jul 2026 23:26 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat implementasi Program Strategis 100.000 Sultan Muda dengan meresmikan Awan Kerupuk 988 sebagai outlet UMKM binaan. Kehadiran outlet tersebut diharapkan memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di Sumatera Selatan.

Peresmian dilakukan dalam kegiatan Bincang Santai Dukungan Industri Jasa Keuangan, Jumat, 24 Juli 2026, yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Bank Indonesia, pelaku industri jasa keuangan, HIPMI, serta pelaku usaha muda peserta Program Sultan Muda.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan Awan Kerupuk 988 tidak hanya menjadi tempat pemasaran produk UMKM. Outlet tersebut juga disiapkan sebagai ruang promosi yang mempertemukan pelaku usaha muda dengan konsumen, investor, dan mitra usaha.

"OJK bersama Pemprov Sumsel meresmikan Awan Kerupuk 988 sebagai etalase produk sekaligus ruang promosi bagi UMKM binaan Sultan Muda. Keberadaan outlet ini diharapkan menjadi media untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mempertemukan pelaku usaha muda dengan konsumen, investor, maupun mitra usaha," ujarnya.

Arifin menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kolaborasi OJK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengimplementasikan Program Strategis 100.000 Sultan Muda. Program itu juga didukung Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) sebagai salah satu program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Menurutnya, Program 100.000 Sultan Muda dirancang untuk membangun ekosistem kewirausahaan muda yang terintegrasi. Penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha, literasi dan inklusi keuangan, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi usaha, serta perluasan akses pasar.

Arifin menilai kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menciptakan wirausaha muda yang tangguh dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha diharapkan mampu mempercepat lahirnya pelaku usaha baru di Sumatera Selatan.

"Harapannya agar mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menuju Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan Program Strategis 100.000 Sultan Muda merupakan upaya pemerintah daerah membangun generasi muda yang mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing. Menurutnya, wirausaha muda akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Herman Deru menambahkan pengembangan kewirausahaan tidak cukup dilakukan melalui pemberian motivasi semata. Pemerintah juga harus memastikan tersedianya ekosistem yang mendukung, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, kemudahan akses pembiayaan, hingga perluasan pasar bagi produk UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....