Urai Kemacetan Perlintasan Rel, Flyover Sudirman Ditarget Selesai 2027

  • 31 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Progres pembangunan Flyover Jalan Sudirman Muara Enim mencapai 8 persen dengan deviasi positif dan masih sesuai jadwal.
  • Proyek senilai Rp177 miliar ini ditargetkan selesai pada 24 Desember 2027 melalui skema multi-years 2025–2027.
  • Flyover sepanjang 605,6 meter dibangun melintasi empat jalur rel kereta api untuk mengatasi kemacetan di perlintasan sebidang.

RRI.CO.ID, Muara Enim - Kemacetan kronis akibat perlintasan sebidang kereta api di Jalan Sudirman, Kabupaten Muara Enim, mulai menemukan titik terang. Pembangunan Flyover Jalan Sudirman yang membelah jalur padat Prabumulih–Muara Enim kini terus menunjukkan tren positif dan berjalan sesuai target.

Hingga akhir Juli 2026, pengerjaan fisik proyek strategis ini telah menyentuh angka 8 persen dengan deviasi positif. Saat ini, tim teknis fokus memperkuat struktur bawah berupa pemasangan fondasi dan pile cap.

Infrastruktur senilai Rp177 miliar tersebut dirancang membentang sepanjang 605,6 meter mulai dari depan Bundaran Stasiun Muara Enim hingga area Taman Adipura depan GOR. Kehadirannya diproyeksikan bakal menghentikan "penderitaan" pengguna jalan yang selama ini tersandera oleh tingginya frekuensi perjalanan kereta api di kawasan tersebut.

"Saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai sekitar 8 persen dengan deviasi positif. Fokus pekerjaan tahun ini berada pada pembangunan struktur bawah, yaitu fondasi dan pile cap. Secara keseluruhan proyek masih berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai pada 24 Desember 2027," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II, Agung Nugroho, di Palembang, Jumat, 31 Juli 2026.

Urai Jalur Gemuk Kereta Api

Bukan tanpa alasan flyover ini dikebut. Di lokasi proyek, kendaraan harus melintasi empat jalur rel sekaligus. Setiap 10 menit sekali, palang pintu perlintasan ditutup dengan durasi hingga 15 menit per perjalanan kereta. Akibatnya, ekor antrean kendaraan mengular panjang setiap hari, terutama di jam-jam sibuk.

Proyek multi-tahun anggaran 2025–2027 yang digarap konsorsium WIKA–RKI KSO ini mengadopsi teknologi modern. Bentang utama sepanjang 60 meter menggunakan Steel Box Girder, dipadu dengan material mortar busa sebagai timbunan ringan guna menyiasati kondisi tanah lokal yang kurang stabil.

Masalah utilitas yang sempat membayangi awal pengerjaan pun kini tuntas. Berdasarkan pemindaian Geo-Radar, jaringan pipa gas Pertagas dipastikan aman dari titik konstruksi. Sementara itu, tiang dan jaringan listrik PLN yang mulanya berada di sisi kiri jalan telah bersih dipindahkan ke sisi kanan.

Gambar 3D rencana pembangunan Flyover Sudirman, Muara Enim. (Foto: PPK 2.6 PJN II Sumsel)
Siap Pemasangan Girder Malam Hari

Meski kendala lahan dan utilitas beres, masyarakat diimbau tetap bersabar. Rekayasa lalu lintas akan terus berlaku hingga pertengahan tahun depan.

"Rekayasa lalu lintas akan berlangsung selama pekerjaan konstruksi hingga sekitar Juli 2027. Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar bersabar serta tetap mematuhi pengaturan lalu lintas demi keselamatan bersama," tegas Agung.

Tahapan paling krusial dari proyek ini adalah proses erection atau pengangkatan bentang girder di atas lintasan kereta. Demi alasan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, pekerjaan berisiko tinggi tersebut akan dieksekusi pada malam hari dengan menutup total akses jalan.

"Pelaksanaan erection girder akan dikoordinasikan bersama PT KAI. Kami akan memanfaatkan window time atau penghentian sementara perjalanan kereta sekitar dua jam, sedangkan proses pengangkatan setiap unit girder diperkirakan berlangsung antara 10 hingga 60 menit," jelas Agung.

Jika rampung tepat waktu di penghujung 2027, flyover ini tidak hanya akan menghilangkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, tetapi juga memperlancar arus logistik dan memacu roda ekonomi di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Sumatera Selatan secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....