Herman Deru Tinjau Progres Flyover JPL 123 Muara Enim
- 08 Jul 2026 13:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau progres pembangunan Flyover JPL 123 di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Muara Enim, pada Senin, 6 Juli 2026 untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.
- Progres fisik pembangunan Flyover JPL 123 telah mencapai 16 persen dari total panjang jembatan 605 meter dengan menggunakan konstruksi baja dan box untuk mempercepat pelaksanaan.
- Pembangunan flyover ini merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan akibat tingginya frekuensi kereta logistik batu bara sekaligus mendukung operasional Proyek Strategis Nasional pelabuhan pengumpan besar.
RRI.CO.ID, Muara Enim - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau progres pembangunan Flyover JPL 123 di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Muara Enim, Senin, 6 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis tersebut berjalan sesuai target.
Dalam kunjungan itu, Herman Deru menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan flyover. Hingga saat ini, progres fisik proyek telah mencapai 16 persen dari total panjang jembatan yang direncanakan sepanjang 605 meter.
Gubernur mengatakan pembangunan Flyover JPL 123 merupakan bagian dari upaya meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi logistik di wilayah Muara Enim.
"Kami hadir di sini setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi, PT KAI, PT Bukit Asam, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang mewakili Kementerian PU, telah menandatangani kesepakatan untuk pembangunan flyover di empat titik yang saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan," ujar Herman Deru.
Ia menjelaskan, pembangunan Flyover JPL 123 tidak termasuk dalam empat titik yang telah disepakati sebelumnya karena proyek tersebut telah direncanakan lebih dahulu dan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
"Ini sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, sehingga kemarin kita mohonkan ke Kementerian PU. Saat ini progresnya sudah berjalan 16 persen. Mudah-mudahan ke depan akan lebih cepat karena menggunakan konstruksi baja dan box," tambahnya.
Menurut Herman Deru, keberadaan flyover sangat penting untuk menyeimbangkan kelancaran angkutan logistik, khususnya batu bara, dengan aktivitas masyarakat. Selama ini, perlintasan sebidang kereta api kerap menjadi penyebab kemacetan akibat tingginya frekuensi perjalanan kereta logistik.
"Negara ini membutuhkan logistik batubara, namun aktivitas tersebut tidak boleh mengganggu masyarakat. Di sisi lain, volume angkutan diproyeksikan terus bertambah seiring dibangunnya Proyek Strategis Nasional (PSN) pelabuhan pengumpan besar. Agar operasional dermaga bisa optimal, perjalanan kereta api logistik lancar, dan aktivitas masyarakat umum tidak terganggu, maka dibangunlah jembatan-jembatan layang ini," jelasnya.
Herman Deru meminta seluruh pemangku kepentingan memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal. Ia juga mengajak pemerintah daerah, Forkopimda, pihak kecamatan, serta masyarakat mendukung kelancaran proyek agar proses administrasi maupun pekerjaan di lapangan dapat berjalan beriringan.
"Saya mohon kerja sama yang baik dari seluruh lapisan masyarakat, pihak kecamatan, Forkopimda, serta asosiasi terkait. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mendukung semua bantuan dan fasilitasi yang diperlukan," tegasnya.
Mengakhiri peninjauan, Herman Deru mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Flyover JPL 123. Ia berharap proyek tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kemacetan akibat angkutan batu bara serta meningkatkan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
"Terima kasih kepada semua pihak. Mudah-mudahan rangkaian kegiatan kita ini menjadikan masyarakat lebih nyaman, dan permasalahan kemacetan akibat angkutan batubara bisa tuntas diselesaikan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....