Herman Deru Teken PKS Pembangunan Dua Flyover Muara Enim

  • 08 Jul 2026 12:10 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Gubernur Herman Deru menandatangani PKS pembangunan dua flyover di JPL 99 Belimbing Pendopo dan JPL 111 Ujan Mas di Muara Enim pada 6 Juli 2026 untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan transportasi.
  • Proyek melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT Bukit Asam, PT KAI, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
  • Pembangunan flyover diproyeksikan akan memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, seiring dengan rencana pembangunan dermaga Keramasan dengan kapasitas angkutan 100 juta ton batu bara.

RRI.CO.ID, Muara Enim- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan flyover pada perlintasan sebidang JPL 99 Belimbing Pendopo dan JPL 111 Ujan Mas di Balai Agung Serasan Sekundang, Muara Enim, Senin, 6 Juli 2026. Proyek tersebut menjadi langkah strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi di Kabupaten Muara Enim.

Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT Bukit Asam (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Penandatanganan turut disaksikan jajaran Forkopimda, direksi BUMN, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dinilai menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kapasitas logistik di Sumatera Selatan.

"Hari ini kita mengintegrasikan semua kepentingan: masyarakat, komersial, maupun pemerintah. Dengan target pembangunan dermaga Keramasan yang membidik kapasitas angkutan hingga 100 juta ton batu bara, pembangunan flyover ini menjadi sangat linier agar mobilitas semua pihak tetap nyaman," ujar Herman Deru.

Menurutnya, pembangunan dua flyover tersebut akan memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa kendala sosial maupun teknis.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Sumarni, mengatakan, pembangunan dua flyover tersebut merupakan bagian dari lima proyek prioritas infrastruktur di Kabupaten Muara Enim. Selain Flyover JPL 99 Belimbing dan JPL 111 Ujan Mas, pemerintah juga merencanakan pembangunan Flyover JPL 123 BBPJN, Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), dan Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106).

"Peningkatan volume angkutan batu bara dan mobilitas warga selama ini memicu kemacetan padat serta risiko keselamatan. Flyover ini adalah solusi konkret agar aktivitas ekonomi dan publik berjalan beriringan dengan baik," jelas Sumarni.

Sementara itu, Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi PT KAI, I Gede Darmayus, menyampaikan, setiap perjalanan kereta api batu bara menyebabkan penutupan perlintasan jalan rata-rata selama enam menit sehingga sering menimbulkan antrean kendaraan.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, menegaskan, kesiapan perusahaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut hingga tahap pelaksanaan.

"Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung pembangunan flyover ini. Pasca-penandatanganan PKS, kami berharap implementasi di lapangan dapat segera dieksekusi dengan lancar," pungkas Bambang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....