Warung Makan Jakabaring Tetap Diminati meski Kafe Semakin Menjamur di Palembang

  • 27 Jul 2026 08:32 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Warung makan di Jakabaring Sport City tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan harga terjangkau, menu beragam, dan lokasi yang strategis di Jalan Gubernur H. Bastari, Kecamatan Seberang Ulu I.
  • Kawasan Danau Jakabaring berkembang menjadi destinasi favorit untuk berbagai aktivitas mulai dari olahraga, bersantai, hingga menikmati suasana sore bersama keluarga dan teman.
  • Ramainya aktivitas di kawasan Jakabaring membuka peluang bisnis bagi pelaku UMKM kuliner untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha mereka di area tersebut.

RRI.CO.ID, Palembang - Keberadaan warung makan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), tepatnya di Jalan Gubernur H. Bastari, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, masih menjadi pilihan masyarakat meski kafe terus bermunculan. Harga yang terjangkau, pilihan menu yang beragam dan lokasi strategis menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Kawasan di sekitar Danau Jakabaring kini berkembang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk berolahraga, bersantai, hingga menikmati suasana sore bersama keluarga maupun teman. Ramainya aktivitas di kawasan tersebut turut membuka peluang bagi pelaku UMKM kuliner untuk mempertahankan usahanya.

Pemilik Warung Wak Duk, Wak Duk (64), mengatakan telah berjualan di kawasan Jakabaring selama lima tahun terakhir. Ia memilih lokasi tersebut karena sejak awal sudah ramai dikunjungi masyarakat, bahkan sebelum kawasan Danau Jakabaring ditata menjadi lebih tertata seperti sekarang.

"Jumlah pengunjung terus meningkat setelah kawasan Danau Jakabaring diperbaiki. Banyak masyarakat datang untuk berolahraga, bersantai di tepi danau, maupun berkumpul bersama keluarga, sehingga memberikan peluang bagi pedagang untuk mendapatkan pelanggan," ujar Wak Duk, Sabtu 25 Juli 2026.

Meski sejumlah kafe mulai bermunculan di sekitar Jakabaring Sport City, Wak Duk menilai keberadaannya tidak terlalu memengaruhi jumlah pembeli di warungnya. Ia mengatakan setiap tempat memiliki segmen pasar yang berbeda, bahkan tidak sedikit pengunjung kafe yang juga membeli makanan di warungnya.

Untuk menjaga daya saing, Warung Wak Duk mempertahankan harga yang ramah di kantong. Menu yang paling diminati meliputi pop mie, model, mie ayam, bakso bakar dan sosis bakar dengan harga mulai Rp5 ribu hingga Rp20 ribu. Sementara itu, minuman dijual mulai Rp5 ribu hingga Rp15 ribu.

Pada akhir pekan dan hari libur, warung tersebut lebih banyak dikunjungi keluarga dari luar Kota Palembang yang berwisata ke Jakabaring Sport City. Pada hari biasa, pelanggan didominasi masyarakat yang berolahraga maupun menikmati suasana di sekitar Danau Jakabaring.

Salah seorang pengunjung, Defri (18) warga Sekojo, mengaku memilih makan di Warung Wak Duk karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kafe di kawasan tersebut. Menurutnya, warung makan menjadi pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana Jakabaring tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

"Saya baru pertama kali makan di sini. Tadi pesan pop mie sama es kopi, teman-teman juga beli model dan bakso. Harganya murah, rasanya juga enak, jadi cocok buat kami yang cuma mau duduk santai di pinggir danau," katanya.

Keberadaan warung makan di kawasan Jakabaring Sport City menunjukkan UMKM kuliner tetap mampu bertahan di tengah pesatnya perkembangan usaha kafe di Palembang. Dengan mengandalkan harga yang terjangkau, cita rasa makanan, serta lokasi yang strategis, warung makan masih menjadi pilihan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil.

Laporan: Wulan Permata Sari, Mahasiswa Magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....