Pedagang Atribut Merah Putih Mulai Ramaikan Pasar 16 Ilir jelang Hari Kemerdekaan
- 25 Jul 2026 07:18 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pedagang musiman di Pasar 16 Ilir, Palembang mulai menjajakan atribut merah putih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.
- Penjualan atribut kemerdekaan merupakan usaha musiman yang rutin dijalani setiap tahun dengan permintaan masyarakat yang selalu meningkat menjelang HUT RI.
- Kehadiran lapak-lapak atribut merah putih menjadi tradisi tahunan yang memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mempersiapkan perayaan kemerdekaan nasional.
RRI.CO.ID, Palembang - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah pedagang musiman mulai menjajakan atribut merah putih di kawasan Pasar 16 Ilir, Palembang. Kehadiran lapak-lapak tersebut menjadi tradisi tahunan untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan 17 Agustus.
Salah seorang pedagang, Nurbaya, mengatakan penjualan atribut kemerdekaan merupakan usaha musiman yang rutin dijalaninya setiap tahun. Menurutnya, permintaan masyarakat selalu meningkat menjelang HUT RI sehingga menjadi peluang usaha yang terus dijalani.
Berbagai atribut kemerdekaan tersedia di lapaknya, mulai dari bendera Merah Putih ukuran besar, bendera lima meter, umbul-umbul, bendera untuk dekorasi, hingga bendera tancap. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, yakni bendera besar Rp150.000, bendera lima meter Rp75.000 hingga Rp90.000, umbul-umbul Rp200.000 dan bendera tancap Rp15.000 per buah.
Seluruh atribut yang dijual didatangkan dari Pulau Jawa. Nurbaya membuka lapaknya setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.30 WIB untuk melayani masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan perayaan Hari Kemerdekaan.
Nurbaya mengaku baru tiga hari membuka lapak tahun ini. Meski penjualan masih belum seramai tahun sebelumnya, ia optimistis jumlah pembeli akan meningkat memasuki awal Agustus, terutama mulai 10 Agustus yang biasanya menjadi puncak permintaan.
"Iya Kalau sekarang pembeli hanya satu atau dua pembeli. Setiap tahun saya memang khusus jualan bendera dan atribut 17 Agustus. Kalau sudah selesai perayaan, sisanya disimpan lagi untuk dijual tahun depan," ujar Nurbaya saat ditemui, Jumat 24 Juli 2026.
Ia menjelaskan penjualan atribut kemerdekaan hanya berlangsung hingga 16 Agustus. Namun jika masih terdapat stok yang belum habis terjual, barang tersebut akan disimpan sebagai persediaan untuk dipasarkan kembali pada peringatan HUT RI tahun berikutnya.
Menurut Nurbaya, kehadiran pedagang atribut merah putih bukan sekadar membuka peluang usaha musiman, tetapi juga ikut memeriahkan suasana peringatan Hari Kemerdekaan di tengah masyarakat. Antusiasme warga dalam memasang bendera dan dekorasi dinilai menjadi wujud semangat nasionalisme yang terus terjaga.
Ia berharap penjualan tahun ini dapat meningkat seperti tahun sebelumnya seiring semakin dekatnya peringatan HUT RI. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan dengan memasang atribut merah putih di lingkungan masing-masing.
Laporan: M. Wirya Gunawan, Mahasiswa magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....