Polda Sumsel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

  • 23 Jul 2026 23:23 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumatera Selatan menggelar rapat koordinasi pengawasan distribusi dan penjualan BBM untuk menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas ekonomi.
  • Rapat dipimpin Brigjen Pol Rony Samtana dengan melibatkan berbagai instansi termasuk Pemerintah Provinsi, TNI, Kejaksaan Tinggi, dan PT Pertamina Patra Niaga.
  • Langkah pengawasan ini bertujuan memastikan distribusi BBM berlangsung tepat sasaran, aman, dan berkeadilan bagi masyarakat sesuai program prioritas pemerintah.

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan memperkuat pengawasan distribusi dan penjualan bahan bakar minyak (BBM). Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM tetap tepat sasaran dan bebas penyimpangan.

Penguatan pengawasan dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Pendistribusian dan Penjualan BBM di SPBU. Rapat berlangsung di Ruang Vicon Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa, 21 Juli 2026.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana memimpin langsung rapat tersebut. Pertemuan dihadiri jajaran Polda Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kodam II/Sriwijaya, Korem 044/Garuda Dempo, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Hiswana Migas, serta instansi terkait.

Rapat koordinasi difokuskan pada penguatan pengawasan distribusi dan penjualan BBM. Seluruh peserta menyatukan langkah untuk mengantisipasi berbagai potensi penyimpangan di lapangan.

Pengawasan terpadu diarahkan mencegah penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Upaya tersebut juga menyasar praktik distribusi ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Forum tersebut turut membahas pentingnya menjaga ketersediaan pasokan energi di Sumatera Selatan. Pasokan yang terjaga dinilai menopang transportasi, distribusi logistik, kegiatan usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana mengatakan pengawasan distribusi BBM merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antarlembaga menjadi kunci menjaga penyaluran energi tetap sesuai ketentuan.

"Kami memastikan seluruh proses distribusi BBM mendapat pengawasan yang optimal melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik penyimpangan yang dapat mengganggu ketersediaan energi maupun merugikan masyarakat," ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pengawasan distribusi BBM mendukung ketahanan energi nasional. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor juga memperkuat stabilitas keamanan dan iklim investasi.

"Penguatan pengawasan distribusi BBM juga menjadi bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas keamanan dan mendukung ketahanan energi nasional. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar distribusi BBM tepat sasaran, sekaligus menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," ujarnya.

Polda Sumatera Selatan memastikan koordinasi dengan seluruh instansi akan terus diperkuat. Pengawasan berkelanjutan diharapkan mewujudkan distribusi BBM yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....