Polda Sumsel Bangun Gedung BPKB Modern, Layanan Dipastikan Bebas Pungl

  • 07 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel memulai pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype Direktorat Lalu Lintas di Kawasan Kertapati, Palembang untuk mempermudah administrasi dokumen kendaraan.
  • Proyek ini dirancang untuk memangkas birokrasi berbelit dan menghapus celah pungutan liar yang selama ini menjadi masalah dalam layanan administrasi kendaraan.
  • Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho memimpin prosesi peletakan batu pertama pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Jalan H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan.

RRI. CO.ID, Palembang - Urusan administrasi dokumen kendaraan di Sumatera Selatan bersiap memasuki era baru. Memangkas birokrasi berbelit dan menghapus celah pungutan liar (pungli) menjadi fokus utama Polda Sumsel seiring dimulainya proyek Gedung Pelayanan BPKB Prototype Direktorat Lalu Lintas di Kawasan Kertapati, Palembang.

Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho di Jalan H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Fasilitas seluas 1.844 meter persegi ini tidak sekadar mempercantik infrastruktur fisik, melainkan dirancang terintegrasi penuh dengan sistem penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) serta akselerasi transformasi Polri Presisi.

Infrastruktur ini berdiri di atas lahan hibah seluas 1,2 hektare yang diserahkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, menegaskan bahwa hibah lahan ini adalah bentuk komitmen daerah dalam mendorong percepatan reformasi pelayanan publik.

"Penyerahan sertifikat hibah lahan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung peningkatan pelayanan kepolisian. Kami berharap Gedung Pelayanan BPKB Prototype nantinya mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, nyaman, dan profesional bagi masyarakat Sumatera Selatan," ujar Edward.

Pembangunan gedung pelayanan BPKB berbasis prototype ini disiapkan untuk menjawab tantangan integrasi data kendaraan modern. Ditargetkan rampung pada Jumat, 10 Desember 2026, pusat pelayanan baru ini diproyeksikan memangkas durasi tunggu masyarakat secara signifikan.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kecanggihan fasilitas fisik harus berbanding lurus dengan perbaikan karakter aparat pelayan masyarakat di lapangan.

"Gedung yang modern harus melahirkan pelayanan yang cepat, transparan, profesional, bebas dari praktik pungutan liar, serta didukung empati kepada masyarakat," tegas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Di luar agenda infrastruktur, momentum pemancangan batu pertama ini turut diwarnai aksi kepedulian sosial. Polda Sumsel membagikan 20 unit kontainer usaha bagi warga kurang mampu di kawasan Kertapati, penyerahan bantuan bagi tokoh masyarakat setempat, serta penguatan armada operasional lalu lintas untuk Satlantas Polrestabes Palembang.

"Bantuan sosial yang disalurkan hari ini juga menjadi wujud bahwa Polri hadir tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kepedulian terhadap masyarakat," kata Nandang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....