Bukan Formalitas, Kemenag Sumsel Uji Ketat 59 Penyuluh Agama

  • 22 Jul 2026 20:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kementerian Agama Sumatera Selatan menggelar Penilaian Uji Kompetensi (UKOM) Jabatan Fungsional Tahun 2026 untuk 59 Penyuluh Agama Islam dari berbagai kabupaten dan kota yang dilaksanakan di 11 titik lokasi secara serentak.
  • Uji kompetensi ini bertujuan mengukur dan menggembleng kapasitas penyuluh agar tidak hanya mengejar kenaikan pangkat tetapi juga memberikan dampak nyata dalam pelayanan keagamaan di masyarakat.
  • Langkah ini mencerminkan komitmen Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat tapak (lapangan) di Provinsi Sumatera Selatan.

RRI.CO.ID, Palembang- Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmen perbaikan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat tapak. Sebanyak 59 Penyuluh Agama Islam dari berbagai kabupaten dan kota menjalani Penilaian Uji Kompetensi (UKOM) Jabatan Fungsional Tahun 2026 yang digelar serentak di 11 titik lokasi.

Langkah ini diambil untuk mengukur sekaligus menggembleng kapasitas para penyuluh agar tak sekadar mengejar kenaikan pangkat, tetapi juga memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menegaskan bahwa asesmen ini dirancang sebagai sarana penyaringan SDM yang berintegritas dan profesional.

“Penilaian kompetensi ini bukan semata-mata untuk memenuhi formalitas persyaratan kenaikan jenjang jabatan fungsional. UKOM yang digelar ini tujuannya mengakselerasi SDM agar semakin profesional, berintegritas, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Syafitri di Laboratorium Komputer MTs Negeri 2 Palembang pada Rabu, 22 Juli 2026.

Syafitri menambahkan, naiknya jenjang jabatan seorang penyuluh harus berbanding lurus dengan kualitas edukasi keagamaan di lapangan. Penyuluh diharapkan mampu menghadirkan narasi keagamaan yang solutif, menyejukkan, dan meredam potensi konflik sosial.

Dari total peserta, sebanyak 34 orang mengikuti ujian terpusat di MTsN 2 Palembang. Sisa peserta tersebar di 10 titik lokasi daerah, mulai dari Kabupaten Lahat, OKU, Musi Rawas, Ogan Ilir, Muara Enim, OKU Timur, OKI, hingga Kota Pagar Alam, Lubuklinggau, dan Prabumulih.

Proses seleksi untuk kenaikan Jenjang Ahli Muda dan Ahli Madya ini menerapkan standar ketat. Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sumsel, Evi Zurviana Azom, menjelaskan para peserta harus melewati tahapan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara tertulis yang menguji kompetensi manajerial, sosial kultural, hingga teknis.

“Uji Kompetensi ini diharapkan menjadi jaminan lahirnya profil penyuluh agama yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi pilar kedamaian di tengah masyarakat,” tutur Evi.

Bagi peserta jenjang Ahli Madya, perjuangan belum selesai. Mereka dijadwalkan menjalani uji wawancara kompetensi teknis lanjutan yang digelar secara daring pada 27 hingga 31 Juli 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....